Suara.com - Pemerimtah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak gentar dengan penunjukan pengacara kondang Yusril Ihza Mahendra oleh PT. Godang Tua Jaya dan PT. Navigate Organic Energy Indonesia (NOEI) selaku pengola Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantergebang, Bekasi, Jawa Barat.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan penunjukan Yusril sebagai pengacara PT. Godang Tua Jaya tidak terlepas dari rencana Pemprov DKI untuk memutus kontrak dengan PT. GTJ dan PT. NOEI. Pasalnya, Ahok menilai GTJ wanprestasi.
"Ya mau nggak mau, gandeng saja sudah, memang Pak Yusril pengacara paling top. Bisa aja dia menang. Nggak apa-apa," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (3/11/2015).
Jika ke depannya Yusril akan menggugat pemprov DKI karena pemutusan kerjasama maka Ahok memastikan untuk terus memutus kerjasama dengan PT. GTJ. Jika telah diputus kontrak maka Dinas Kebersihan DKI yang akan mengelola sampah warga Jakarta yang dibuang di Bantargebang.
"Kalah ya urusan kedua. Minimal kita jalan aja," kata Ahok.
Ahok yakin, apabila pemutusan kontrak benar akam terjadi maka tidak akan ada penolakan dari warga Bekasi bahwa Jakarta tidak boleh membuang sampah di Bantargebang.
"Bantargebang bagaimana bisa tutup punya kita kok. Nggak mungkin di police line lah, ini kan perdata bukan pidana. Dia (PT. GTJ) wajib hasil temuan BPK sampai 2011 harus menyetor, harus investasi Rp700 miliar. Kalau dia belum laksanakan itu ya tetap salah," jelas Ahok.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG