Suara.com - Kendala peralatan yang akan digunakan untuk Kejuaraan Dunia Wushu 2015 di Istora Senayan, Jakarta, pada 13-19 November, sudah teratasi setelah sebelumnya tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta dan Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten.
Wakil Ketua Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Khairul Azmi di Jakarta, Rabu (11/11/2015), dalam keterangan persnya mengatakan, dengan teratasinya masalah peralatan yang akan digunakan pada kejuaraan paling bergengsi di dunia itu diharapkan semua persiapan bisa berjalan sesuai dengan rencana.
"Untuk masalah peralatan semuanya sudah teratasi. Mudah-mudahan semua sudah bisa terpasang besok, Kamis (12/11)," katanya.
Menurut dia, peralatan pertandingan yang sempat tertahan tersebut adalah bantuan dari federasi wushu dunia atau IWUF. Peralatan tersebut di antaranya adalah matras dan body protector yang semuanya dikirim dari Tiongkok.
Semua peralatan sudah diambil, kata dia, setelah pihaknya membayar anggaran Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) dan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar Rp170 juta untuk mengeluarkan peralatan.
"Dana yang dikeluarkan itu sesuai dengan aturan dari Departemen Keuangan. Itu sudah dikurangi dengan biaya masuk," katanya menambahkan.
Kejuaraan Dunia Wushu ke 13 di Indonesia akan diikuti sekitar 904 atlet dari 73 negara dan sesuai dengan rencana akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Selain itu juga akan dihadiri Duta wushu dunia yaitu aktor Jet Li.
Sesuai dengan rencana, sebelum pertandingan dimulai akan dilakukan welcome party yang akan diikuti oleh semua peserta di JCC Jakarta, Kamis (12/11). Selain itu juga akan dilakukan Kongres IWUF yang akan diikuti oleh federasi wushu negara peserta.
Pada kejuaraan ini, tuan rumah Indonesia akan menurunkan atlet terbaiknya seperti Lindswell. Atlet asal Sumatera Utara ini tetap menjadi andalan untuk meraih medali emas karena pada kejuaraan dunia sebelumnya mampu menjadi yang terbaik.
Pada kejuaraan dunia ini akan mempertandingkan nomor taolu dan Sanda. Untuk taolu meliputi changquan, tajiquan, daoshu, jiashu, gungshu, qiangshu, nangun, nandao, taijijia, xingyiquan, baguazhan, shangjian, chunqiu, dadao dan duillian.
Sedangkan untuk Sanda putra kelas 48 kg, 52 kg, 56 kg, 60 kg, 65 kg, 70 kg, 75 kg, 80 kg, 85 kg, 90 kg, 90kg+. Untuk putri adalah 48 kg, 52 kg, 56 kg, 60 kg, 65 kg, 70 kg dan 75 kg. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi