Suara.com - Ganda putra andalan Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan sukses membalas kekalahan mereka atas pasangan Cina Wang Yilv/Zhang Wen, setelah mengalahkan pasangan itu di putaran kedua turnamen Hong Kong Terbuka 2015.
"Kami dapat menyerang lebih dahulu. Kami menang angin sehingga lebih mudah untuk menekan lawan," kata Hendra seperti dikutip Tim Humas dan Media Sosial Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dalam siaran persnya Kamis (19/11/2015).
Dalam pertandingan yang berlangsung selama 30 menit itu Hendra/Ahsan menang atas Wang/Zhang dengan skor 21-16, 21-19.
Sebelumnya pada turnamen Cina Terbuka 2015, Hendra/Ahsan kalah dari Wang/Zhang pada pertandingan putaran kedua dengan skor 21-15, 11-21, 14-21.
"Kami sekarang benar-benar siap karena pada pertemuan sebelumnya kami sudah tahu pola permainan lawan. Kami telah mempelajari kekalahan kami dan kami benar-benar harus siap hari ini," kata Ahsan.
Pada pertandingan putaran perempat final yang akan berlangsung Jumat (20/11/2015), Hendra/Ahsan akan menghadapi pemenang pertandingan antara pasangan Korea Selatan Kim Gi Jung/Kim Sa Rang dan wakil Hong Kong Or Chin Chung/Tang Chun Man.
"Kami perlu lebih fokus pada permainan kami untuk pertandingan besok," kata Ahsan.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Rexy Mainaky mengatakan pola permainan Hendra/Ahsan tidak ada masalah meskipun tersingkir pada putaran awal turnamen Cina Terbuka.
"Hanya saja, Ahsan memang cenderung jenuh. Kami akan membantu Hendra/Ahsan untuk memperkuat kepercayaan diri mereka, termasuk menyusun program tambahan sehingga mereka dapat mengatasi perubahan pola permainan lawan," kata Rexy.
Selain Hendra/Ahsan, Indonesia meloloskan dua pasangan putra lain ke perempat final Hong Kong Terbuka 2015 yaitu Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi dan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. (Antara)
Berita Terkait
-
Kandas di Final, Jonatan Christie Gagal Akhiri Puasa Gelar Indonesia Open
-
Drama Rubber Gim, Fadia/Tiwi Gagal Melaju ke Semifinal Indonesia Open 2026
-
Kevin Sanjaya Tak Ingin Anaknya Jadi Atlet Pro: Juara Itu Cuma Satu dari Jutaan Orang!
-
Indonesia Open 2026 Jadi Pesta Rakyat Bulu Tangkis, Bisa Nikmati Sportainment hingga Test Drive EV
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas