Suara.com - Nama Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan paling banyak disebut dalam rekaman pembicaraan antara Ketua DPR Setya Novanto, Direktur PT Freeport Indonesia, Maroef Sjamsoeddin dan seorang pengusaha bernama Mohammad Riza Chalid. Perbicaraan itu berkaitan dengan perpanjangan izin PT. Freeport Indonesia.
Menanggapi hal ini, Luhut mengaku siap dipanggil oleh Mahkamah Kehormatan Dewan apabila keterangannya dirasa dibutuhkan oleh wakil rakyat yang berada di Senayan.
"Kalau soal itu tunggu saja MKD, kalau dipanggil datang, diomongin, dijawab," kata Luhut di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (2/12/2015).
Untuk diketahui, saat ini MKD DPR tengah menggelar persidangan kasus dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Setya Novanto atas pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Sidang yang dipimpin oleh Ketua MKD Surahman Hidayat tengah meminta keterangan dari pelapor yakni Menteri ESDM Sudirman Said.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar