Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla yakin ada implikasi hukum dari hasil dari sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk kasus pencatutan namanya dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) oleh Ketua DPR Setya Novanto. Sebab jika Novanto tak terbukti bersalah di MKD, skandal itu bisa dibuktikan ke proses hukum resmi.
"Setelah itu mungkin, pembicaraan di dalam (MKD) bakal berimplikasi pada hukum, apabila memang punya bukti-bukti hukum," kata Jusuf Kalla di DPR, Kamis (3/12/2015).
Dia mendukung kasus ini dijalankan secara terbuka. Sebab, kasus ini dianggapnya sangat serius untuk berdampak pada bangsa Indonesia.
"Kita hargai keterbukaan dan dalam keterbukaan itulah kita bisa ketahui semuanya apa kejadian yang terjadi di bangsa kita ini yang sangat serius," katanya.
Politisi Golkar itu mengatakan, masih ada oknum yang mencari keuntungan untuk dirinya sendiri. Bahkan, JK menilai oknum ini tidak takut dengan pemberantasan korupsi yang sedang tegas-tegasnya.
"Walau ada pemberantasan korupsi, tetap saja ada oknum, baik di DPR, pemerintahan, tetap tidak punya rasa takut," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah
-
Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Maraton, Tinggalkan Polresta Surakarta Jelang Pagi
-
OTT KPK di Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Peras Perangkat Daerah
-
Kabar Duka, Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia
-
Kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Terciduk OTT KPK
-
KPK Pastikan Kembangkan Kasus Suap Impor Bea Cukai, Tunggu Fakta Persidangan
-
Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Partai Apa? Ini Kronologi Kena OTT KPK
-
Ma'ruf Cahyono Terancam Dijerat TPPU, Uang Gratifikasi Dipakai Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak
-
Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete
-
Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran