Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan bahwa pihaknya belum mengizinkan Uber Taksi untuk beroprasi di Ibu Kota. Hal itu dikatakan Ahok dalam menanggapi pernyataan Uber Taksi yang mengklaim sudah mendapatkan izin beroperasi dari Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) terkait aplikasi Penanaman Modal Asing (PMA).
"Nggak bisa legalkan, kamu lihat saja di youtube Rapim (Rapat Pimpinan) pas bahas Uber. Yang mendekati izin beres itu malah Grab Taksi. Itu pun taksi yang ikut harus lolos KIR," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (10/12/2015).
Pada kesempatan itu, Ahok pun menyerukan aparat kepolisian untuk menangkap pengemudi Uber Taksi yang tetap nekat beroperasi. "Coba saja dia operasi kita tangkep," katanya.
Meski namanya dicatut oleh pihak Uber, Ahok ogah untuk menggugatnya ke jalur hukum. Dia juga memastikan tidak akan memanggil dan mengizinkan Uber beroprasi sampai izin belum beres.
"Kita bisa nonton di youtube. Kalau dia jalan kita tangkepin aja, kurang ajar gitu. Saya tegaskan Uber sampai saat ini masih ilegal. Dan saya juga wajibkan dia mesti tempelin stiker semua (apabila nanti sudah diizinkan beroprasi)," jelasnya.
Mantan Bupati Belitung Timur itu memastikan walaupun pihak Uber membuat petisi untuk melegalkan, maka Pemprov DKI masih tetap dengan pendiriannya.
"Di negara ini nggak ada petisi, aturan ya aturan. Saya sampaikan Uber udah sepakat dia udah sadar dia minta maaf kok sama kita, ditayangin di youtube, dia minta maaf mu ngakuin sebagai perusahaan internasional, dia melakukan kesalahan. sekarang lu beresin izin loe. Dan menagrah beneer, kalu dia bilang sudah dapat BKPM, yang sistem elektronik itu. ya udah nggak papa," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Kasus Air Keras Andrie Yunus: 4 Anggota BAIS TNI Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini
-
Waspada Siasat Maling! Polresta Tangerang Bongkar Modus Teror 'Pocong' untuk Takuti Warga
-
Update! 9 WNI Diculik Tentara Israel di Kapal Global Sumud Flotilla
-
Kejagung Lelang Koleksi Harvey Moeis: Tas Mewah Hari Ini, Mobil dan Apartemen Menyusul
-
Duduk Perkara Kasus Chromebook: Kenapa Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara?
-
Menolak Lupa! 28 Tahun Reformasi, Aliansi Perempuan: Jangan Jadikan Tubuh Kami Sasaran Kekerasan
-
Suara Lantang di Depan Kantor Komnas HAM: Perempuan RI Menolak Lupa pada Luka Sejarah Kelam Bangsa
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi