Suara.com - Dalam rapat kerja nasional yang digelar Badan Pendidikan dan Latihan Kejaksaan Agung, sejumlah hal dibahas, terutama upaya pemberantasan korupsi.
Jaksa Agung Muhammad Prasetyo mengatakan pemberantasan korupsi menjadi perhatian serius lantaran korupsi sudah menjalar ke pelosok daerah dan modusnya semakin canggih.
"Pemberantasan korupsi tetap menjadi perhatian kejaksaan karena begitu masif, agresif, dan menggurita terjadi dimana-mana bukan hanya di pusat," kata Prasetyo saat menggelar konferensi pers di Badiklat Kejagung, Jalan Harsono RM, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (15/12/2015).
Prasetyo mengatakan penanganan narkoba juga menjadi konsen dalam rakornas yang dihadiri seluruh Kepala Kejaksaan Tinggi di Indonesia.
"Masalah yang jadi perhatian kita juga penanganan narkoba. Kita harus memandang kejahatan narkoba adalah kejahatan luar biasa yang harus ditangani secara luar biasa juga. Kita tak ada kompromi dengan para pengedar, bandar, dan produsen," kata dia.
"Indonesia sudah termasuk salah satu jaringan pusat peredaran narkoba di tingkat regional ASEAN," tambah Prasetyo.
Selain itu, kata Prasetyo, terorisme hingga perdagangan manusia juga turut dibahas dalam acara rakornas.
"Kita harus menangani secara cermat juga kasus-kasus ilegal logging, fishing, terorisme dan penjualan manusia," kata Prasetyo.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
Terkini
-
Gercep Respons Bencana Alam, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua Diganjar KWP Awards 2026
-
Bareskrim Sita 23 Ton Pangan Ilegal di Pontianak, Pemasok Utama Diburu
-
Jejak Kelam Syekh Ahmad Al Misry, Pendakwah Ternama Diduga Lecehkan Santri Laki-laki
-
KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik, Ajukan Lima Rekomendasi Perbaikan Pemilu
-
8 Orang Tewas dalam Tragedi Helikopter Jatuh di Sekadau, KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan
-
DPR: Napi Korupsi Ngopi di Kafe, 'Mustahil Tanpa Kerja Sama Petugas!'
-
Negara Rugi Bandar Akibat Rokok Ilegal, Ekonom: Penegakan Hukum Tak Bisa Ditawar
-
Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil dan Stok Berlimpah
-
Selat Hormuz Memanas, Indonesia Amankan Kedaulatan Pangan Lewat Kemandirian Produksi Pupuk
-
Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung, Dorong Pembinaan Berkelanjutan