Pasukan Formed Police Unit (FPU) dari Mabes Polri diberangkatkan ke Sudan dalam misi perdamaian PBB. (Suara.com/Erick Tanjung)
Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti memimpin upacara pemberangkatan 140 pasukan Satgas Formed Police Unit (FPU) ke Sudan untuk misi perdamaian United Nations-African Union Mission in Darfur (UNAMID) di ruang rapat utama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (17/12/2015).
Satgas FPU Indonesia VIII yang terdiri dari berbagai kesatuan Polri ini dipimpin oleh Kepala Satgas, AKBP John Huntal Sitanggang, S.I.K. Pasukan akan berangkat pada Sabtu (26/12) pekan depan melalui Bandara Halim Perdana Kusumah.
"Saya mengapresiasi saudra telah mengorbankan waktu demi mengembangkan nama besar Polri dan Indonesia. Diharapkan kita mampu memberi rasa aman dan damai di sana setelah dilanda konflik," kata Badrodin dalam pidatonya.
Suara.com - Dia menuturkan, Indonesia turut berperan untuk mewujudkan perdamaian dan menghapus segala bentuk kolonialisme atau penjajahan di negara tersebut sesuai Undang-undang dasar 1945. Dalam misi perdamaian itu, Indonesia bergabung dibawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
"Polri harus ikut serta nyata dalam mewujudkan ketertiban dunia berdasarkan UUD 45'. Kita diwajibkan partisiapsai aktif. Sejak tahun 1989 kita sudah kirim 1.300 personel dalam tugas perdamaian di Sudan, Sudan Selatan, Bosnia dan lainnya," terangnya.
Dia berpesan agar para personel ini kertugas secara profesional dan memberikan kontribusi terbaik di sana untuk mengharuskan nama Indonesia, khususnya Polri.
"Tunjukan saudara personiel yang pantas dalam kegiatan iInternational Saya berharap agar selalu menjaga fisik dari cuaca setempat," katanya.
Selain itu, Badrodin juga berpesan agar para personel tetap menjaga budaya ketimuran selama bertugas di sana. Semua pasukan diharapkan menjalin komunikasi dengan masyarakat setempat.
"Jaga kredibilitas sesuai dengan budaya Timur, namun harus tetap waspada pada diri masing-masing," pungkasnya.
Komentar
Berita Terkait
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
RI Gabung Dewan Perdamaian Inisiasi Trump, DPR Beri 4 Catatan: Dari Geopolitik Hingga Dana Rp16 T
-
Trump Ajak Negara di Dunia Gabung Dewan Saingan PBB, Diduga Jadi 'Alat Politik Baru' AS
-
Indonesia di Kursi Puncak Dewan HAM PBB, Rekam Jejak Diperdebatkan?
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Usai Kesaksian Pimpinan LKPP, Nadiem Klaim Tak Ada Kerugian Negara di Kasus Laptop
-
Anak Muda Kian Banyak Kena Diabetes, Pemerintah Siapkan Label Khusus Pada Kemasan Produk Gula Tinggi
-
Segera Terbitkan Surat Edaran Korve, Mendagri Bakal Awasi Daerah yang Tidak Bersih-bersih
-
Terkuak! Bukan Paspampres, Pelaku Penganiaya Ojol di Kembangan Ternyata Anggota Denma Mabes TNI
-
Siswa SMK 34 Jakarta Tewas Kecelakaan di Matraman Gegara Jalan Berlubang, Paramono Bilang Begini
-
Kasus Dugaan Penipuan Dana Syariah Indonesia, Dirut Minta Maaf
-
KPK Bidik Dugaan Korupsi Stadion Swarnabhumi, Nama Gubernur Jambi Al Haris Terseret
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Inflasi Awal 2026 Stabil, Mendagri Dorong Daerah Perkuat Cadangan Logistik