Suara.com - Yayasan Grand Prix Marching Band mengumumkan Marching Band Semen Indonesia terpilih menjadi pemenang pertama divisi utama sekaligus juara umum Grand Prix Marching Band 2015 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (28/12/2015) malam.
Hasil keputusan 12 juri, yakni enam juri internasional dan enam juri Indonesia, Semen Indonesia mendapatkan nilai 87,05.
"Juara pertama mendapatkan piala bergilir Piala Presiden dan uang tunai sebesar Rp30 juta," ujar panitia saat membacakan hasil pengumuman pemenang di Istora Senayan.
Juara kedua dimenangkan oleh Marching Band Drum Corps
Sedangkan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mendapatkan piala bergilir dari Menteri Pariwisata. Sementara juara ketiga dimenangkan Marching Band Madah Bahana Universitas Indonesia dengan membawa pulang piala bergilir Menteri Pemuda dan Olahraga.
Menurut pengamatan Suara.com, usai pengumuman pemenang, Mantan Menteri Perhubungan Agum Gumelar menyerahkan langsung piala kepada pemenang Juara I Grand Prix Marching Band. Usai menyerahkan piala, Agum serta istri Linda Gumelar berfoto bersama pemenang.
Grand Prix Marching Band 2015 ke 31 diikuti oleh 24 unit marching band dari seluruh Indonesia.
Kejuaraan Marching Band ini diselenggarakan mulai 26 Desember hingga 27 Desember 2015.
Acara kemudian ditutup oleh Agum Gumelar. (Eva Aulia)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook