Suara.com - Polresta Bekasi Kota, Jawa Barat, menyita 5.070 botol minuman keras dari berbagai lokasi penjualan di wilayah hukum setempat menjelang perayaan tahun baru 2016.
"Ada yang jenisnya produksi pabrik dan ada juga yang jenisnya miras oplosan," kata Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota Iptu Puji Astuti di Bekasi, Selasa (29/12/2015).
Menurut dia, jenis miras produksi pabrik tercatat sebanyak 4.345 botol, miras oplosan 725 kemasan plastik berbagai ukuran.
Menurutnya, barang tersebut disita pihaknya dalam kegiatan razia yang berlangsung, Selasa (29/12/2015), dari kafe, depot jamu, tempat karaoke, dan lapak warung.
"Kami sebar anggota ke empat lokasi yakni lapo Cipendawa, depot jamu di Jalan babakan Caringin, kawasan Bojongmenteng, dan kawasan Rawalumbu," katanya.
Dikatakan Puji, barang bukti itu disita pihaknya dalam rangka pengamanan pergantian tahun guna menjaga kondusivitas jalannya perayaan tahun baru di tengah masyarakat.
"Jangan sampai perayaan tahun baru kita dikacaukan oleh oknum masyarakat yang terpengaruh miras," katanya.
Namun demikian, pihak tidak melakukan penangkapan terhadap para penjual miras, namun cukup didata dan diberi sanksi wajib lapor.
"Tidak ada penangkapan. Hanya didata saja," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi