Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama istri dan keluarga bertemu Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan HB X di kompleks Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Minggu (3/1/2016), usai menghabiskan liburan tiga hari di Yogyakarta.
JK, sapaan karib Wapres, bersama istrinya, Mufidah Kalla, dan rombongan tiba di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat sekitar pukul 09.00 WIB. Di Regol Sri Manganti, mereka disambut oleh Sultan bersama istri GKR Hemas serta dua putrinya GKR Condrokirono dan GKR Maduretno beserta cucunya.
Saat memasuki kompleks Kedhaton Keraton Ngayogyakarta, Sultan mempersilakan JK menuju Gedung Jene. Sementara GKR Hemas memandu Mufidah dan keluarga berkeliling melihat-lihat koleksi pribadi Hamengku Buwono IX di Museum HB IX.
Di museum itu Mufidah diperlihatkan koleksi mainan HB IX seperti mobil-mobilan yang masih tersimpan rapi. GKR Hemas juga menceritakan riwayat hidup HB IX mulai masa kanak-kanak hingga meninggalnya ayah dari HB X itu.
Setelah mengunjungi keempat ruangan dari Museum HB IX, Mufidah dan rombongan dipersilakan mengunjungi koleksi gerabah keraton, museum kristal, serta museum batik yang sama-sama berlokasi di Kompleks Kedhaton.
Di museum batik, Mufidah yang juga ketua umum Dewan Kerajinan Nasional tampak kagum dengan beragam koleksi batik yang sudah berumur tua. Mufidah juga menyempatkan berbincang-bincang sejenak dengan abdi dalem yang sedang membatik.
Sebelum bertolak ke Stasiun Tugu untuk kembali ke Jakarta menggunakan kereta api, rombongan disuguhi makanan ringan dan minuman di depan Bangsal Proboyekso.
Putri Sri Sultan HB X GKR Condrokirono mengatakan sebelum berpamitan, Mufidah juga memberikan cendera mata bagi GKR Hemas, meski ia belum tahu pasti isinya.
"Kalau dari keraton tadi memberi cendera mata bunga dan buku sejarah tentang keraton," kata Condrokirono.
JK bersama keluarga menghabiskan waktu libur tahun baru di Yogyakarta sejak Kamis (31/12) hingga Minggu (3/1) dengan menginap di Gedung Agung Yogyakarta. Selama liburan itu mereka mengunjungi beberapa objek wisata dan pusat kerajinan di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Ali Khamenei Gugur, Tugas Pemimpin Tertinggi Iran Diambil Alih Dewan Sementara
-
Debat ICW: PSI dan Perindo Soroti Ketergantungan Industri Ekstraktif dan Sponsor Politik
-
Debat ICW: Desak Politisi Lepas Pengaruh Bisnis demi Cegah Konflik Kepentingan
-
Debat ICW vs Politisi Muda: Soroti Larangan Pebisnis Ekstraktif Duduk di Legislatif
-
Audiens Debat ICW Kritik Jawaban Normatif Politisi dan Desak Reformasi Antikorupsi
-
Timur Tengah Memanas, KBRI Riyadh Minta WNI Siapkan Dokumen dan Segera Lapor Diri
-
Situasi Memanas: Otoritas UEA Tutup Ruang Udara, Ini Imbauan Khusus Bagi WNI di Abu Dhabi!
-
Teheran Tak Lagi Aman, Warga Iran Panik Usai Serangan ASIsrael: Kami Akan Mati di Sini
-
Sekjen PBB Desak AS-Israel Hentikan Serangan ke Iran, Risiko Perang Regional Sangat Nyata
-
Angkat Tema Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat, PLN Journalist Awards 2025 Apresiasi 18 Karya