Suara.com - Sial benar nasib Nasir. Sudah gagal mencuri kambing, dia tewas di tangan teman sendiri. Kasus ini terjadi di Rancabango, Rajeg, Tangerang, Banten, baru-baru ini. Bagaimana ceritanya?
"Para pelaku beraksi sekitar pukul 02.00 WIB. Namun aksi mereka dipergoki pemilik kambing. Kawanan pelaku itu pun lari," kata Kepala Sub Ditrektorat VI Ranmor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (7/1/2016).
Kejadian tragis tersebut berlangsung ketika Nasir, Supriyadi, Uja, Madi, dan Odot, melarikan diri. Di tengah jalan, Nasir tergelincir dan jatuh. Dia jatuh ke arah pisau yang dibawa rekannya, Supriyadi.
Lalu, ujung pisau menancap ke dada kiri Nasir. Melihat Nasir terluka parah, ketiga rekan berusaha menolong, tapi gagal.
Mereka pun mengantarkan jenazah Nasir ke rumahnya, lalu mereka melarikan diri.
"Kami berhasil menangkap salah satu tersangka Supriyadi di Palembang, tadi pagi sekitar jam 05.30 WIB," kata Budi.
Polisi telah menemukan barang bukti, seperti pisau dan baju penuh darah.
"Kami juga masih memburu tiga lainnya, Madi, Uja, dan Odot yang kami jadikan sebagai DPO (daftar pencarian orang)," kata Budi.
Budi menerangkan komplotan pencuri hewan ternak itu selama ini sangat meresahkan warga.
Mereka kerap tertangkap basah mencuri dan pernah dihakimi massa. Namun, mereka tak kapok.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima
-
Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas
-
Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat
-
Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku