Badan Intelijen Negara (BIN) mengapresiasi kesiagapan aparat kepolisian yang bertugas saat teror terjadi di Thamrin, Jakarta.
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso mengatakan, aparat kepolisian berhasil melumpuhkan pelaku teroris saat teror bom.
"Saya juga ke lapangan. Saya mengapresiasi kinerja kepolisian, dalam tempo empat jam, lima teroris berhasil dilumpuhkan," ujar Sutiyoso di Kantor BIN, Kalibata, Jakarta, Jumat (15/1/2016).
Tidak hanya itu, kata Sutiyoso, dalam hal kesigapan terkait teror bom di Thamrin, polisi langsung cepat menangani situasi dan kondisi pasca ledakan bom yang terjadi di Thamrin, Jakarta.
"Situasi Jakarta langsung kembali normal, dibandingkan yang terjadi di negara- negara lain yang butuh waktu berhari-hari bahkan berbulan-bulan,"ucapnya.
Lebih lanjut, mantan Gubernur DKI Jakarta menambahkan, pasca ledakan bom Thamrin, masyarakat diminta waspada dan bisa bekerja sama, dalam memberikan kontribusi, adanya informasi yang mencurigakan kepada aparat keamanan seperti kepolisian, BIN, dan petugas keamanan.
"Kami himbau kepada masyarakar agar waspada dan selalu minta bantuan kepada kita khususnya aparat intelijen terkait informasi, jika melihat disekeliling ada hal yang mencurigakan, yang aneh atau tidak lazim," tandasnya.
Berita Terkait
-
Kuasa Hukum Sibuk, Habib Bahar Batal Diperiksa Kasus Penganiayaan Anggota Banser
-
Sinopsis Sold Out on You, Drama Korea Komedi Romantis Terbaru Ahn Hyo Seop
-
Niat Bersalaman Berujung Kasus, Begini Babak Baru Perkara Habib Bahar bin Smith
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, PDIP: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikalahkan Birokrasi!
-
Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin
-
Terkuak! Cacahan Uang BI Awalnya Mau Dibuang ke Bantar Gebang
-
Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY
-
KPK Ungkap Tersangka dari Bea Cukai Sewa Safe House untuk Simpan Duit dan Barang
-
Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Jadi Solusi Cegah Tragedi Siswa di Ngada NTT Terulang
-
Kemensos Bidik 400 Ribu Lansia dan Disabilitas Akan Dapat MBG
-
Santai Jelang Diperiksa Polisi, Haris Azhar: Klarifikasi Pandji Masih Tahap Ngobrol
-
Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri
-
Jaksa Sebut Temukan Bukti Tekanan Proyek Chromebook, Kesaksian PPK Berpotensi Beratkan Nadiem