Suara.com - Rico Hermawan (24) salah satu korban aksi teror di Jalan Thamrin Jakarta Pusat akan dimakamkan di kampung halamannya di Dujuh Jayan, Desa Senting, Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Dono Tri Atmojo salah satu paman korban Rico, di Jayan Senting Boyolali, Sabtu (16/1/2016) mengatakan pihak keluarga Rico telah mempersiapkan upacara pemakaman jenazah keponakannya itu.
Kerabat Rico sedang mengurus kepulangan jenazah Rico ke Boyolali.
Dia menjelaskan pihak keluarga telah mempersiapkan lokasi pemakaman di tempat pemakaman umum Dukuh Jayan. Sedangkan di rumah duka juga dipasang tenda dan kini tinggal menunggu kedatangan jenazah.
"Namun, kami belum bisa memastikan kapan kedatangan jenasah untuk dimakamkan. Kami masih menunggu kabar dari Jakarta," katanya.
Menurut dia, Rico merupakan anak yang baik, ramah dan dikenal dekat dengan sanak keluarganya sehingga tidak heran jika keluarga besarnya merasa kehilangan.
Menurut Sri Mulyanti (43) tante korban, bahwa Rico sejak kecil tinggal bersama orangtuanya, Joko Mulyanto dan Jumini ke Jakarta. Keluarga Rico ini berdomisili di daerah Condet, Jakarta.
"Rico orangnya dikenal sangat dekat dengan keluarga. Dia jarang pulang kampung, tetapi setiap pulang selalu dekat dengan kerabat di desa," katanya.
Sri mengatakan, pihaknya keluarga sempat tidak percaya jika Rico salah satu warga sipil yang menjadi korban teror bom dan baku tembak di Jakarta itu.
Saat kejadian, Rico sedang mengantar sepupunya, Anggun Artikasari (24) yang juga menjadi korban selamat aksi teror bom untuk mencari kerja.
Rico pergi berdua dengan Anggun saat kejadian berada di pos polisi karena terkena tilang petugas polisi.
Pihak keluarga sempat menghubungi telepon selulernya Rico, tetapi kesulitan sehingga kemudian muncul berita Anggun Artikasari yang selamat dirawat di rumah sakit.
Pihaknya keluarga Rico akhirnya mendapatkan kepastian pemuda malang itu termasuk salah satu korban yang meninggal dunia akibat aksi teror bom di Thamrin itu. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!