Suara.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristianto mengatakan partainya sangat mendukung pemerintah untuk merevisi undang-undang nomor 15 tahun 2003 tentang Terorisme. Menurutnya, Fraksi PDI P di DPR RI bakal mendengarkan terlebih dahulu aspirasi masyarakat dan kemudian mempersiapkan upaya-upaya untuk mempelajari isi dalam undang-undang sebelumnya.
"Kita harus melihat secara menyeluruh ya dari aspek legalnya, kita juga harus memberikan dukungan, Sehingga diperlukan upaya untuk melakukan revisi undang-undang, tentu saja fraksi pdi perjuangan akan mendengarkan aspirasi tersebut," kata Hasto usai menghadiri apel Kebhinekaan Lintas Iman dan Bela Negara di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (17/1/2016).
Terkait revisi UU tentang Terorisme, Hasto mengatakan partainya juga akan melibatkan para tokoh yang memang mempunyai kapasitas untuk membahas rencana revisi UU tersebut.
"Kemudian juga akan berdialog dengan para tokoh yang punya kompentensi dengan persoalan ini," kata Hasto.
Lebih jauh, Hasto menilai jika wacana untuk merevisi UU tentang Terorisme bukan pertama kali datang dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, namun dari masukan berbagai elemen yang ada di masyarakat.
"Saya pikir bukan keinginan menkopolhukam ya, juga aspirasi dari banyak tokoh-tokoh masyarakat, bangsa dan agama," kata Hasto.
Dia juga menilai wacana revisi UU tentang terorisme juga bukan untuk mengembalikan masa kelam zaman orde baru. Yang terpenting, kata dia wacana revisi UU itu bisa memperbaiki payung hukum dalam penanganan kasus terorisme.
"Yang penting kita mendengarkan aspirasi itu dan kemudian mempelajari seluruh perspektif itu. Intinya negara tidak boleh kalah dengan gerakan anti kemanusiaan dan terorisme," kata Hasto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Kemensos Gandeng YLKI Tindaklanjuti Aduan BPJS PBI Nonaktif, Puluhan Laporan Masuk
-
Gus Ipul Minta Wali Kota Denpasar Cabut Pernyataan soal BPJS PBI
-
Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka, Jasa Raharja Siapkan Kuota 23.500 Pemudik
-
Gempa Beruntun M 5,5 Guncang Karatung dan Melonguane Sulawesi Utara
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk