Suara.com - Dua orang warga penderita gangguan jiwa di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Sumatera Selatan sudah puluhan tahun dipasung oleh keluarganya. Alasannya khawatir mereka membahayakan keselamatan orang lain.
Setelah selama puluhan tahun berlalu, cerita pemasukan mereka dingar oleh penjabat Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), Apriyadi. Mereka yang dipasung itu adalah Manun (50) dan Ishak Juarsa (44).
Manun dan Ishak Juarsa adalah warga Desa Betung Induk Kecamatan Abab Kabupaten Pali. Apriyadi meminta keluarga melepaskan pasungan itu.
"Karena khawatir akan tindakan Manun dan Ishak Juarsa, pihak keluarga dengan berat hati terpaksa memasungnya," kata Irham Joni salah satu keluarga.
Menurut bupati, setelah melihat langsung kondisi penderita gangguan jiwa yang bernama Manun.
"Dengan kondisi itu ia tidak mengenali orang lain. Namun paling tidak dicek terus kesehatannya. Penderita gangguan jiwa bernama Ishak Juarsa, saya yakin bisa sembuh dan kita tawarkan untuk dirujuk ke Rumah Sakit jiwa di Palembang" kata Apriyadi.
Irham sebenarnya tidak tega untuk mengurung Manun tetapi karena takut mengganggu dan resahkan warga lain. Sehingga hasil musyawarah seluruh keluarga sepakat untuk memasungnya.
"Sementara, atas perhatian Pemerintah Kabupaten Pali, kami selaku kerabatnya sangat berterima kasih. Atas bantuan yang diberikan dan sekaligus melihat langsung kerabat kami yang telah menderita penyakit gangguan jiwa lebih dari 30 tahun, dengan adanya bantuan ini, tentu saja sangat meringankan beban kami," kata Irham. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah