Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan masih adanya sepuluh pohon tumbang di Jakarta Pusat pada Minggu (14/2/2016) membuktikan kalau Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta Ratna Diah Kurniati belum maksimal bekerja.
"Itu yang saya bilang, Dinas Taman kita ini nggak gitu fungsi. Saya sudah ingetin beberapa kali," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (15/2/2016).
Agar kasus serupa tak terulang lagi, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum nanti akan dilengkapi dengan peralatan mesin pemotong pohon.
"Harusnya kalau yang daerah, lurahnya sudah punya chainsaw, dia bisa lihat hampir nggak ada pohon tumbang atau dahan patah. Dia lihat nih ini pohon sudah terlalu lebat atau terbuka, nah dia akan potong," kata Ahok.
"Harusnya yang ngerti ilmu ini kan dinas taman. Dinas taman dong di tiap kecamatan ada. Tapi dinas taman itu ya nilainya masih B minuslah," Ahok menambahkan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tetapi sempat menimbulkan kemacetan arus lalu lintas.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Sedia Payung! Jakarta Bakal Diguyur Hujan Merata Hari Ini
-
Kala Hakim Anwar Usman Jadi 'Juara' Absen di MK, Sanksi Hanya Sepucuk Surat?
-
TNI Akan Bentuk Batalion Olahraga, Atlet Emas Langsung Naik Pangkat Jadi Kapten
-
Suara dari Aksi Buruh: Hidup di Jakarta Butuh Rp6,4 Juta, Upah Saat Ini Tak Cukup
-
KPK Ultimatum Nyumarno, Politisi PDIP Bekasi Didesak Bersaksi di Kasus Suap Bupati
-
Susah Jadi Diktator di Era Medsos, Pengamat Nilai Tuduhan ke Prabowo Tak Tepat
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari
-
Respons Istana soal Beredar Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme