Suara.com - Anggota Komisi I DPRD Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), M Dinul Akbar, dikabarkan meninggal dunia saat melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Denpasar, Bali, Rabu (17/2/2016), sekitar pukul 02.20 WITA.
Almarhum yang meninggal dunia dalam usia 48 tahun merupakan salah satu anggota dewan dari Fraksi Golkar. Almarhum diketahui telah menduduki kursi DPRD Padang untuk periode kedua kalinya pada masa jabatan 2014-2019.
Kepergian almarhum yang merupakan anggota DPRD dari daerah pemilihan Lubuk Begalung, Lubuk Kilangan dan Bungus Teluk Kabung, itu mengagetkan para koleganya. Hal itu lantaran dia diketahui meninggalkan Kota Padang dalam keadaan sehat.
Wakil Ketua DPRD Padang, Muhidi, saat dihubungi pada Rabu, menyampaikan bahwa almarhum sempat menjalani perawatan di Bali Medical Center (BMC), setelah mengatakan tidak enak badan sekitar pukul 02.00 WITA.
"Kata rekan-rekan di Bali, almarhum merasa tidak enak badan, merasa mual, hingga akhirnya muntah. Lalu segera dibawa ke BMC. Selang beberapa waktu saja, Sang Khaliq menjemputnya," jelasnya.
Hingga berita ini ditulis, jenazah almarhum sendiri masih berada di Bali, serta sedang diurus proses pemberangkatannya ke Padang. Menurut Muhidi, kemungkinan jenazah berangkat dari Bali pukul 11.00 WITA, serta jika memungkinkan bisa dari Jakarta ke Padang dengan pesawat Garuda pukul 14.00 WIB.
"Saat ini rekan-rekan DPRD lainnya sedang mengusahakan proses keberangkatannya. Paling lambat dengan pesawat pukul 16.00 WIB dari Jakarta ke Padang," katanya.
Disebutkan pula, jenazah nantinya akan disemayamkan di rumah duka, Komplek Kampung Baru Indah Blok AA/8, RT 0/RW 04, Kelurahan Kampung Baru Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.
Untuk diketahui, seluruh anggota DPRD Kota Padang saat ini sedang melaksanakan kunker komisi-komisi ke beberapa daerah di luar Sumatera. Untuk Komisi I, komisi di mana almarhum tergabung di dalamnya, kunker yang dijadwalkan adalah ke Bali, serta ke Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina