Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon . [Suara.com/Oke Atmaja]
Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengusulkan perlunya tes urine untuk pemeriksaan narkoba. Hal ini menanggapi adanya informasi Anggota DPR Fraksi PPP Fanny Safriansyah alias Ivan Haz yang diduga terlibat kasus narkoba.
"Bisa saja (tes narkoba) secara berkala. Waktu itu sudah ada wacana dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), biar setiap anggota DPR RI, termasuk DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota, juga di tingkat eksekutif di setiap lembaga/kementerian itu perlu diperiksa," kata Fadli di DPR, Jumat (26/2/2016).
Politisi Gerindra ini menambahkan, tes urine seperti ini bisa dilakukan secara berkala dan dadakan. "Bisa per tiga bulan, enam bulan, tapi ada baiknya dilakukan secara dadakan," kata Fadli.
Senada, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, tes urine seperti ini perlu disemarakkan. Di lingkungan pimpinan DPR, tes urin untuk narkoba juga sudah dijalankan. Namun, dia mengakui belum melibatkan seluruh pihak yang ada di DPR.
"Kita bersama pimpinan DPR sudah melaksanakan untuk juga menyemarakan narkoba juga tes urin. Tapi memang ini belum semua. Tapi kalau ada yang mau ikut juga nggak masalah. Kalau dites 3x sehari juga nggak masalah," tutur Agus.
Lebih jauh, Politisi Demokrat ini mengatakan, memang sejak awal menjadi caleg, anggota DPR sudah memiliki catatan kesehatan dan bebas narkoba. Namun, dia tidak tahu sampai adanya anggota DPR yang tersangkut narkoba, seperti Ivan Haz.
Kolega satu partai Ivan Haz, Arsul Sani juga menyetujui adanya tes urine seperti ini. Karenanya, perlu ada keputusan di dalam paripurna supaya tes urin di DPR menjadi kebijakan.
"Ini bisa dibuat seperti komitmen bersama, diputuskan dalam paripurna, supaya diadakan tes urin yang dilakukan secara mendadak dan acak. Saya yakin tidak akan ada yang berkeberatan. Dan ini harus didukung semua fraksi," kata Arsul.
Ivan Haz sendiri namanya disebut ketika Kostrad melakukan razia internal terkait narkoba, di Kompleks Kostrad, Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Dalam razia tersebut, sejumlah Anggota Kostrad diamankan karena positif narkoba.
Komentar
Berita Terkait
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba
-
Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa
-
Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik
-
Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M
-
Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Narkoba di Whiterabit Club, Lima Orang Diringkus
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi