Suara.com - Pemimpin kelompok ISIS Abu Bakr al-Baghdadi dikabarkan menunjuk seorang petempur perempuan asal Arab Saudi untuk memimpin sebuah batalion baru di Suriah bagian timur laur, demikian disampaikan oleh seorang aktivis.
Perempuan tersebut, Nada al-Qahtani, yang bergabung dengan ISIS pada tahun 2013, sebelumnya adalah pemimpin batalion Khansa di Raqqa, kota yang dinyatakan sebagai ibu kota ISIS di Suriah.
"Ia (Nada al-Qahtani) sekarang akan memimpin sebuah cabang unit petempur beranggotakan seluruhnya perempuan di Hasakeh," kata seorang aktivis kepada situs berbahasa Arab, Al Arabiya News Channel.
Baghdadi, yang tidak pernah muncul di publik sejak tahun 2014, bertemu dengan Qahtani dua kali dalam sebuah rapat dengan petinggi ISIS lainnya. Qahtani dikabarkan memiliki karakter yang kuat, demikian disampaikan si aktivis.
"Qahtani saat ini beradan di Hasakah dan dia punya peran menonjol dalam komunikasi dengan para petempur asing," kata aktivis tersebut.
Qahtani berangkat ke Suriah pada Desember 2013 dan menyatakan sumpah setia kepada Baghdadi. Dalam salah satu kicauan Twitternya, ia mengungkapkan niatnya menjadi seorang pengebom bunuh diri, dan menyerukan kepada para perempuan untuk mendorong suaminya bergabung dengan ISIS. (Al Arabiya)
Tag
Berita Terkait
-
Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror
-
Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!