Suara.com - Mahkamah Persekutuan Malaysia menolak banding yang diajukan seorang warga Indonesia, La Ode Ardi Rasila (39), atas vonis hukuman mati yang dijatuhkan pengadilan sebelumnya karena membunuh pegawai AmBank lebih dua tahun lalu.
Panel hakim juga menolak banding bekas pengawal keamanan itu atas vonis mati bagi dakwaan melakukan perampokan dan sengaja melepaskan tembakan, demikian seperti dikutip media di Kuala Lumpur, Selasa (1/3/2016).
La Ode yang mengenakan pakaian penjara warna putih-merah nampak tenang ketika hakim menyampaikan putusannya.
Hakim pengadilan banding Tan Sri Md Raus Sharif mengatakan Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Banding telah meneliti pembelaan La Ode dan Mahkamah Persekutuan tidak mempunyai alasan untuk membuat keputusan sebaliknya.
Pada 14 Agustus 2014, Pengadilan Tinggi Shah Alam menjatuhkan hukuman mati setelah La Ode terbukti bersalah atas dua tuduhan tersebut.
Terdakwa melakukan kedua kesalahan itu di dalam bangunan AmBank cabang Subang Jaya di Jalan USJ Sentral 2, Subang Jaya antara pukul 18.00 hingga pukul 18.30 pada 23 Oktober 2013.
Dia gagal dalam banding di Pengadilan Banding pada 30 Juli 2015. La Ode mempunyai satu lagi pilihan yaitu memohon ke Lembaga Pengampunan atas hukuman mati yang dihadapinya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Dituduh Murtad, Penyair Ini Dihukum Cambuk Oleh Arab Saudi
-
Kejagung Diminta Segera Eksekusi Terpidana Mati Kasus Narkoba
-
Total Aset Narkoba yang Disita BNN di 2015 Capai Rp85 Miliar
-
ICJR Apresiasi Pemerintah Lakukan Moratorium Eksekusi Mati
-
PN Jakbar Vonis Anak Buah Bandar Wong Chi Ping Hukuman Mati
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur
-
Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan
-
Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur