Salah satu pengacara Toipah dari LBH APIK, Uli Pangaribuan. [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Pengacara Tito Hananta Kusuma mengatakan kliennya anggota DPR Komisi IV fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Fanny Safriansyah atau Ivan Haz, akan berupaya melakukan perdamaian dengan Toipah (20), pembantu rumah tangga Ivan. Toipah merupakan korban penganiayaan yang dilakukan putera mantan Wakil Presiden RI Hamzah Haz.
"Sementara saat ini kami sedang menjalankan upaya perdamaian dengan pihak pelapor (Toipah)," ujar Tito di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (1/3/2016).
Tito menuturkan, sebelumnya pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Toipah untuk mengajukan perdamaian.
"Kemarin sudah ada pembicaraan yang dilakukan oleh pihak ketiga, tapi kali ini kami kuasa hukum mengambil alih agar persoalan ini bisa segera selesai," ucapnya .
Lebih lanjut, mengenai upaya perdamaian, pihaknya akan menjelaskan terkait kesalahpahaman yang dilakukan Ivan Haz kepada Toipah. Dirinya mencontohkan, kasus anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu yang dilaporkan tenaga Ahli DPR Dita Aditya atas kasus penganiayaan, selesai dengan cara kekeluargaan.
"Ya tentu ada kesalahpahaman dalam persoalan ini yang perlu dijelaskan sehingga kita perlu melengkapi upaya perdamaian ini, supaya lebih konkret, karena kemarin ada peristiwa juga kan? Ada anggota DPR (Masinton Pasaribu) lain kasusnya juga bisa diselesaikan dengan perdamaian," kata Tito.
Dirinya menambahkan, upaya perdamaian terhadap Toipah terus dilakukan meski Polda Metro Jaya telah menetapkan Ivan sebagai tersangka.
"Karena upaya perdamaian ini sudah dijajaki, tapi kemarin ada hambatan. Meskipun demikian kita jalani proses yang ada di Polda dan kami yakin Polda akan bertindak dengan professional. Begitu juga dengan Pak Ivan punya hak untuk klarifikasi dan membantah hal-hal yang terkait dengan persoalan ini," ungkapnya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
Terkini
-
Anggaran MBG 2027 Bakal Turun, Segini Hitung-hitungannya!
-
Banggar DPR Respons Usulan Gaji Kepala Daerah Naik Demi Cegah Korupsi: Direm Dulu, Jaga Fiskal
-
Tampang Ciut Bang Jago Naik Ninja Pukul Pengendara di Jagakarsa, Kini Pasrah Dites Urine Polisi
-
Sekolah Rakyat Bertambah 100 Unit pada 2027, Pemerintah Siapkan Dana Jumbo Rp26,3 Triliun
-
Komnas HAM Kecam Tewasnya Ibu Hamil di Intan Jaya, Desak Kasus Diusut Tuntas
-
Gagal Ngumpet! Maling Motor Sembunyi di Plafon Rumah Pacar Jatuh Terjerembab Usai Didobrak
-
Misteri Amplop di Meja Menhut, Kenapa Raja Juli Baru Lapor KPK Setelah Bupati Kuansing Ditangkap?
-
Polri Paling Banyak Diadukan ke Komnas HAM Sepanjang 2025, Capai 805 Laporan
-
Baru Lapor Tolak Suap Usai OTT Bupati Kuansing, Menhut Raja Juli Tetap Berpeluang Diperiksa KPK!
-
Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Usai, Asap Beracun Bikin Puluhan Warga Tak Berani Pulang