Suara.com - Warga kembali menemukan benda yang diduga sebagai serpihan pesawat Malaysia Airlines MH370. Kali ini, benda tersebut ditemukan sebuah keluarga asal Wartburg, Afrika Selatan.
Divisi Investigasi Kecelakan dan Insiden dari Otoritas Penerbangan Sipil Afrika Selatan membenarkan bahwa pihaknya mengirim seorang pejabat ke kediman Liam Lotter di Wartburg, untuk mengambil serpihan yang diduga berasal dari MH370.
Lotter, (18), dan sepupunya menemukan "benda berkilauan" di pasir saat berlibur di Mozambique bersama keluarga mereka pada bulan Desember tahun lalu.
"Kami mengambil benda itu dan saya membalikkannya dan benda itu memiliki semacam lengkungan. Anda bisa melihat bagian yang dipasangi paku rivet, seperti ada lubang di salah satu sisinya," kata Lotter kepada East Coast Radio Newswatch.
"Kamu tertarik untuk mencari tahu benda apa ini jadi kami membawanya pulang ke rumah kami dan paman kami berkata: 'Tidak, kamu menemukan (serpihan) perahu, buang saja, itu hanya sampah' dan saya bilang" 'Tidak'," lanjutnya.
"Anda tahu? Saya ingin melakukan penyelidikan dan melihat apa yang bisa saya temukan di internet. Dan Anda tahu tidak? Di salah satu sisinya ada sebuah nomor seri," kata Lotter.
Kepada news.com.au, sejumlah pakar penerbangan menyebut bahwa nomor seri tersebut adalah "676EB". Nomor tersebut tercetak jelas di serpihan yang ditemukkan Lotter.
Menurut para pakar, itu bukanlah nomor seri, melainkan referensi zona untuk mengidentifikasi bahwa benda tersebut adalah bagian "inboard support fairing" untuk "outboard trailing edge flap" dari sebuah pesawat Boeing 777.
Jenis huruf yang dipakai untuk membuat kode tersebut mirip dengan tulisan "NO STEP" yang terdapat pada serpihan sebelumnya. Serpihan sebelumnya ditemukan oleh Blaine Gibson, seorang blogger yang melakukan pencarian bukti keberadaan MH370 secara mandiri beberapa pekan lalu di Mozambique.
Jika memang benar berasal dari Boeing 777 yang hilang dua tahun lalu, maka ini menjadi serpihan MH370 keempat yang ditemukan, dan yang kedua di Mozambique. Namun, hingga saat ini, baru satu serpihan, yakni flaperon sayap pesawat yang dipastikan berasal dari MH370. Flaperon tersebut ditemukan di Pulau Reunion, bulan Juli tahun lalu.
Lotter dan keluarganya baru menyadari bahwa serpihan yang mereka temukan mungkin berasal dari MH370 saat mendengar berita soal temuan serpihan Blaine Gibson. Juru bicara Biro Keselamatan Transportasi Australia (ATSB) mengatakan sudah mengadakan diskusi dengan biro penerbangan Afrika Selatan untuk menentukan bagaimana serpihan tersebut akan diperiksa. (News.com.au)
Tag
Berita Terkait
-
Satu Dekade Berlalu, Malaysia Kembali Cari Pesawat MH370 yang Hilang Misterius
-
Broken Ridge Dimana? Diduga Kuat Jadi Lokasi Jatuhnya Pesawat MH370
-
Sinopsis MH370: The Plane That Disappeared, Tayang di Netflix
-
Netflix Ungkap Misteri Besar Hilangnya MH370 dalam Sebuah Dokumenter
-
Temuan Puing MH370 Kuatkan Indikasi Pilot Sengaja Jatuhkan Pesawat
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
KPK Dalami Kaitan Rangkap Jabatan Mulyono dengan Modus Korupsi Restitusi Pajak
-
Meriahkan Imlek, InJourney Tawarkan Promo Tiket Sunrise Borobudur Rp350 Ribu
-
Tunaikan Umrah, Momen Megawati Didampingi Prananda dan Puan Ambil Miqat Masjid Tan'im
-
Bukan Sekadar Penanam: Wamen Veronica Tan Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Tata Kelola Hutan
-
Indonesia-Norwegia Luncurkan Small Grant Periode IV, Dukung FOLU Net Sink 2030
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan