Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, Warga Penghuni Kolong Tol Ir Wiyoto Wiyono, Penjaringan, akan mendapatkan rumah susun dengan fasilitas setara Apartemen Grand Indonesia.
"Kamu sudah kayak dapat servis apartemen di Grand Indonesia tuh," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Senin (21/3/2016).
Ahok menerangkan, nantinya mereka akan diberikan banyak fasilitas. Seperti, biaya servis rusun yang hanya Rp5000 perhari. Kemudian, bila ada kerusakan dan butuh cat, semua akan ditanggung.
Pelayanan bus sekolah untuk antar jemput anak sekolah yang dilengkapi fasilitas WiFi. Kemudian, setiap anak mendapatkan Kartu Jakarta Pintar.
Ahok menambahkan, setiap penghuni rusun juga akan dibuatkan tempat usaha untuk berdagang serta tambahan modal dari 5juta sampai 10 juta.
Untuk kesehatan, Ahok mengatakan, akan disiagakan dokter untuk menjaga warga rusun. Selain dokter, Ahok mengatakan juga akan disiagakan bidan dan perawat.
"Jadi, kalau kamu katakan Rusun itu tidak enak, ya relatif. Kita bisa berdebat," katanya.
Sebelumnya, ratusan warga penghuni kolong Tol Ir. Wiyoto Wiyono, Penjaringan, Jakarta. Mereka menuntut Ahok untuk menghentikan penggusuran tempat tinggal mereka sebelum adanya ganti rugi atau setidaknya diberikan rumah susun.
Berita Terkait
-
Membaca Ulang Keberagaman di Indonesia dalam Buku Ahok Koboi Jakarta Baru
-
Pramono Minta Penertiban Parkir Liar Diperkeras, Soroti Monas hingga Belakang Grand Indonesia
-
Inspirasi Fashion Ramadan hingga Lebaran Hadir di Grand Indonesia lewat Shades in Harmony
-
Titip Pesan ke Ahok Lewat Veronica Tan, Pramono Anung: Urusan Sumber Waras Sudah Beres
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok