Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat akan mengawasi semua aset milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, termasuk yang dikelola Bank DKI, PT. Jakpro, PD Pasar Jaya, Dharma Jaya, PT. Food Tjipinang. Pengawasan dilakukan agar tidak terjadi korupsi.
"Kan banyak sekali (aset) termasuk Jakarta Tourisindo, Sarana Jaya, ini kan fungsi untuk pengawasan, pengawasan kan bisa kita lakukan. Saya juga sampaikan, kita betul awasi, kita ingin kita bersih betul, tidak boleh korupsi, gratifikasi dan sebagainya," ujar Djarot di Balai Kota, Jakarta, Senin (21/3/2016).
Djarot meminta semua pimpinan badan usaha milik daerah aktif mengawasi aset masing-masing.
"Sekarang bagaimana BUMD? Ya sama, mereka juga kan digaji besar di situ. Termasuk keberadaan komisaris, jangan hanya namanya doang tapi aktif juga mengawasi mengendalikan pengelolaan BUMD. Iya dong tidak boleh sembarangan (kelola aset daerah)," katanya.
Djarot mengatakan sebenarnya pengawasan ketat sudah dilakukan, terutama sejak 2015. Namun, salah satu kekurangan utama dari pengelolaan keuangan negara yang disorot Badan Pemeriksa Keuangan yakni soal manajemen aset.
"Katanya itu ada sudah dirilis tentang sistem informasi aset (SIA), saya minta masyarakat juga lapor ke kami. Makanya ada aset yang tidak dikelola, dibiarkan terlantar tidak jelas kepemilikannya padahal milik DKI, maka lapor ke kami," kata dia.
"Kebanyakan kelemahan kita pada manajemen aset sehingga sulit bisa mencapai opini pajak tanpa pengecualian. Lemahnya di sini, inilah yang harus kita sentuh dan perbaiki," Djarot menambahkan.
Berita Terkait
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
PDIP Pasang Badan untuk Pandji, Djarot: Negara Jangan Mudah Tersinggung Oleh Kritik
-
Djarot 'Ngamuk': Korupsi Segede Gajah Lewat, Kenapa Hasto dan Tom Lembong yang Cuma 'Kutu' Dihajar?
-
Jokowi Disebut Punya Kans Pimpin PSI, Djarot PDIP: Kita Nggak Ngurus, Kan Sudah Dipecat
-
Djarot di Pembekalan Kepala dan Wakil Kepala Daerah PDIP: Anda Tidak akan Jadi Tanpa Partai Politik
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
Terkini
-
Diduga Terlibat Pemerasan Rp6,5 Miliar, Jaksa Sebut Eks Wamenaker Noel Terima Uang Rp70 Juta
-
Setelah Desember Lalu, Kini Sudirman Said Kembali Diperiksa Kejagung Soal Petral, Ada Apa?
-
Kronologi 2 Lelaki Janjian Masturbasi Bersama di TransJakarta, Dikira Bocoran AC
-
Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Parpol, Pengamat: Anies Baswedan Tak Cukup Andalkan Akar Rumput
-
Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Dua Aksi Demo di Monas dan DPR
-
SBY Ingatkan Bahaya Perang Dunia III: 5 Miliar Nyawa Terancam, Peradaban Bisa Musnah!
-
Sinergi Brantas Abipraya dan Kementerian PU Perkuat Pemulihan Sumbar Pascabencana
-
BMKG Gandeng Teknologi AI untuk Prediksi Hujan, Akurasi Diklaim Makin Tinggi
-
Kampung Starling: Riuh Rendah 'Dapur' Kafein Ibu Kota yang Terjepit Beton dan Janji Politik
-
Pemeriksaan Dokter Richard Lee sebagai Tersangka di Polda Metro Jaya Ditunda