Suara.com - Samsung Electronics kembali meluncurkan smartphone terbarunya, Galaxy Note 6, dikabarkan akan hadir pertengahan Juli mendatang. Jika memang ini benar, maka Samsung berarti memajukan rencana peluncuran, yang dijadwalkan Agustus 2016.
Disinyalir, ponsel ini akan memiliki beberapa keunggulan dibandingkan pendahulunya. Salah satunya, adalah operasi sistem yang akan digunakan adalah versi terbaru Android, yakni Android N.
Hingga kini, Android N, baru bisa dinikmati oleh beberapa pengembang karena merupakan sistem operasi versi terbaru Google. Kabarnya, perusahaan mesin pencari itu akan memperkenalkan Android N secara resmi di akang konferensi I/O pada 18-20 Mei 2016 mendatang.
Tampaknya, tahun ini Samsung memiliki kebiasaan baru, dimana menghadirkan ponsel andalannya satu bulan lebih cepat dibandingkan smartphone andalan pendahulunya. Hal yang sama terjadi pada Galaxy S7 yang dirilis satu bulan lebih cepat dari Galaxy S6 pada tahun sebelumnya.
Melihat dari pendahulunya, Samsung Galax Note selalu dihadirkan dengan sistem operasi terbaru, tergantung dari apa yang dikembangkan Google. Seperti saat Galaxy Note 5 dirilis, handset tersebut tengah mengoperasikan Android 50 Lollipop, tidak lama kemudian Google mengumumkan kehadiran Android 6.0 Marshmallow.
Sedangkan untuk Galaxy Note 6 akan hadir dengan nama sandi "Grace". Ponsel terbaru itu akan dirilis seccara eksklusif. Meskipun Android N merupakan versi sistem operasi terbaru Google, tapi untuk Galaxy S7 masih mengadopsi Android Marshmallow. (The Bell)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!
-
Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel