Suara.com - Kapolsek Pangkalan Baru, Polres Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, AKP May Diana Sitepu mengatakan, kasus pemukulan yang melibatkan penumpang dan pramugara maskapai Nam Air, sudah damai atas kesepakatan kedua belah pihak.
"Kasus ini sudah terjadi kesepakatan damai antara pelaku, Andi Muhhammad Tuo (51) warga Palembang dan korban Dirwan Maikasih (19) warga Pangkalpinang. Dalam hal ini Polsek Pangkalan Baru belum membuat laporan dan dalam interogasi keduanya sudah meminta maaf. Sedangkan untuk biaya pengobatannya masih dalam proses mediasi," katanya di Pangkalpinang, Rabu.
Sementara District Manager Sriwijaya/NAM Air Pangkalpinang, Sherly Astura mengakui jalur damai yang diambil kedua belah pihak tanpa tekanan dari pihak mana pun. Ia pun membantah bahwa langkah itu bukanlah tindakan tidak tegas dari perusahaan melainkan perusahaan menghargai itikad baik dari korban yang bersangkutan.
"Pada awalnya kami menyerahkan kasus ini kepada korban, dari pihak Sriwijaya Air hanya memfasilitasi dalam verifikasi pihak kepolisian. Pada dasarnya perusahaan ingin melanjutkan secara hukum, namun korban tak mau memperpanjang sehingga menempuh jalur damai," katanya.
Kasus itu bermula saat korban Dirwan mendorong Troli dan tidak sengaja mengenai kaki kiri pelaku Andi yang sedang tertidur. Korban sebelumnya sempat meminta maaf ke pelaku, namun malah dibalas dengan pukulan ke arah muka hingga gusi mengeluarkan darah.
Sebelumnya antara kedua belah pihak sempat difasilitasi pihak Angkasa Pura II, korban didampingi Direksi Sriwijaya/NAM Air berinisiatif untuk meneruskan ke ranah hukum dengan melaporkan pelaku ke Polsek Pangkalan Baru.
Kedua belah pihak juga sebelumnya sempat diminta keterangan hingga kasus itu berujung damai sebelum ada penetapan Tersangka dan penahanannya. Selain kedua belah pihak, aparat kepolisian juga sempat memeriksa beberapa saksi untuk dimintai penjelasan. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan