Suara.com - Kanselir Jerman Angela Merkel, mengeluarkan pernyataan setelah melakukan pertemuan dengan Presiden Armenia Serzh Sargsyan yang sedang berkunjung di Berlin pada Rabu (6/4/2016). Ia menyerukan penyelesaian konflik di Nagorno-Karabakh secara damai.
Kanselir Jerman tersebut mengatakan perkembangan belakangan ini di wilayah Azerbaijan yang memisahkan diri itu dengan kebanyakan warga adalah orang Armenia menimbulkan keprihatinan sangat besar.
Berbagai upaya untuk mencapai "gencatan senjata yang dapat diterima baik dan permanen" di wilayah itu, kata Kanselir tersebut, "sangat mendesak".
Merkel mengatakan Jerman menyarankan penyelesaian konflik antara Armenia dan Azerbaijan secara damai dan ingin "membantu secara konstruktif".
Permusuhan belakangan ini antara Armenia dan Azerbaijan di Jalur Kontak di Nagorno-Karabakh meletus pada Sabtu malam, dan kedua negara tersebut saling menyalahkan mengenai pemicu peningkatan itu.
Bentrokan mematikan antara pasukan Azerbaijan dan Armenia di Wilayah Nagorno-Karabakh pada Senin (4/4) memasuki hari ketiga tanpa tanda mereda.
Sementara itu masyarakat internasional menyerukan dihentikannya pertempurang mengenai wilayah sengketa tersebut.
Kementerian Pertahanan Azerbaijan mengatakan dalam satu pernyataan yang disiarkan pada Senin bahwa militernya melancarkan serangan terhadap Khankendi, Ibu Kota Wilayah Nagorno-Karabakh --yang menjadi sengketa.
"Kementerian Pertahanan Azerbaijan telah menugaskan semua jenis Angkatan Bersenjata, termasuk pasukan roket dan artileri, agar siap melancarkan serangan yang menghancurkan dengan menggunakan segala macam senjata tempur berat terhadap Kota Khankendi dan permukiman lain yang diduduki, jika tentara Armenia tidak berhenti membom permukiman orang Azerbaijan dalam waktu dekat," kata pernyataan itu.
Azerbaijan menyatakan telah menetralkan 170 prajurit Armenia dan menghancurkan 12 kendaraan lapis baja Armenia dalam serangan balasan pada Senin (4/4/2016). Sementara itu, tiga tentara Azerbaijan dilaporkan tewas dalam pertempuran.
Kementerian Pertahanan Azerbaijan menyatakan 12 prajurit Azerbaijan telah tewas dalam pertempuran sedangkan pihak Armenia mengkonfirmasi 18 tentaranya tewas dalam konflik tersebut.
Armenia dan Azerbaijan telah terlibat pertikaian sengit mengenai wilayah pegunungan Nagorno-Karabakh. Konflik antara Armenia dan Azerbaijan mengenai Nagorno-Karabakh pertama kali meletus pada 1988, ketika wilayah itu memproklamasikan kemerdekaan dari Azerbaijan untuk bergabung dengan Armenia. (Antara)
Berita Terkait
-
Tak Peduli Dicap Vilain, Antonio Rudiger: Nama Saya Menghasilkan Banyak Klik
-
Hattrick di Laga Perdana, Lionel Messi Sejajar dengan Legenda Jerman, Ini Sosoknya
-
Teror Ular Berbisa di Markas Timnas Jerman, Kimmich Ungkap Kecemasan Pemain
-
Antonio Rudiger Perpanjang Kontrak di Real Madrid hingga 2027
-
Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!
-
Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan
-
KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Mahasiswa Trisakti hingga Tani Merdeka Gelar Demo Hari Ini, 4.263 Polisi Berjaga di 5 Titik Jakpus
-
Kemenag Sudah Cairkan Insentif Tahap II untuk Guru PAI Non ASN dan Non Sertifikasi
-
Dugaan Mark Up Proyek MBG, Kejagung Amankan 17.600 Unit Motor Listrik dan Segel Dua Gudang
-
Program Mangrove NHM di Kao Berhasil Pulihkan Kawasan Pesisir dan Tingkatkan Ketahanan Lingkungan
-
Dua Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Siap Gelar Open House pada Juli
-
Jakarta Janjikan Kawasan Pedestrian Modern Bebas Genangan di Rasuna Said
-
Tentara Israel Tewas Terbunuh di Ledakan Dahsyat di Lebanon, Belasan Lain Luka Parah