Suara.com - Direktur Balap Manor Racing, Dave Ryan, yakin mobil MRT05 yang jadi andalan timnya di pentas Formula 1 musim ini masih bisa berkembang lebih baik. Khususnya lagi terkait jelang turun di seri ketiga Grand Prix Cina, 15-17 April 2016.
Ryan menjelaskan Sirkuit Shanghai yang akan digunakan pada GP Cina merupakan lintasan yang menuntut kekuatan mobil dan ban. Hal ini dikarenakan ada situasi dimana setelah trek lurus yang panjang pebalap dituntut melakukan pengereman yang keras.
Kondisi itu akibatnya bisa membuat ban cepat habis. Sedangkan, faktor degradasi ban jadi salah satu kendala teknis utama yang dihadapi Manor pada dua balapan terakhir F1; GP Australia dan Bahrain.
Namun, Ryan tetap optimtis timnya bakal memperbaiki permasalahan tersebut. Terlebih dia juga melihat adanya kemajuan yang progresif pada mobil Manor MRT05 saat balapan di GP Australia dengan GP Bahrain lalu.
"Kami sedikit mengalami masalah dengan degradasi ban dalam dua balapan terakhir. Masalah itu telah menghabiskan banyak waktu kami dalam berpikir. Jika saja bisa diperbaiki lebih baik, maka kami bisa tampil lebih baik lagi," kata Ryan dalam rilis yang diterima Suara.com, Rabu (13/4/2016).
"Saya merasa hal yang paling menggembirakan adalah kami punya banyak potensi untuk berkembang. Di Bahrain lalu kami telah menunjukkan betapa cepatnya kami berkembang di waktu yang sempit setelah dari GP Australia," lanjut Ryan.
Lebih jauh, Ryan juga mengapresiasi dua pebalapnya, Rio Haryanto dan Pascal Wehrlein, beserta kru Manor yang telah bekerja keras membangun mobil yang kompetitif.
"Kedua pebalap kami telah melakukan pekerjaan yang fantastis dan kami bekerja sangat baik sebagai satu kesatuan tim. Kini, tantangannya adalah terus membangun mobil karena tidak ada tim yang dominan di F1 dalam waktu lama," pungkas Ryan.
Seri GP Cina akan dimulai dengan sesi kualifikasi pertama dan kedua yang dimulai hari, Jumat (15/4/2016). Setelah itu, keesokan harinya masih ada sesi latihan ketiga sebelum digelar babak kualifikasi. Dan perlombaan dimulai hari, Minggu (17/4/2016), pukul 14.00 waktu setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Diskon Grabcar dan Grabfood dari BRI, Klaim di Sini!
-
Ketua Umum PBNU dan Rais Aam Dilarang Rangkap Jabatan
-
Pemulihan Warga dan Anak-Anak Desa Adat Sade Jadi Perhatian Pascakebakaran
-
Ulasan Buku The Art of Stoicism: Seni Menjadi Diri yang Tenang di Masa Kini
-
Jangan Asal Ngomong! 6 Kata Kasar Bahasa Minang yang Perlu Diketahui
-
Sistem AHWA Disepakati, Ribuan Muktamirin Padati Pleno Penentuan PBNU
-
Kenali Sebelum Salah Ucap! 5 Kata Kasar dalam Bahasa Batak dan Artinya
-
Saat AI dan Teknologi Digital Bisa Membuka Akses Kesehatan hingga ke Pelosok Indonesia
-
Standar Rekrutmen Makin Tinggi, Mengapa Gaji Tak Ikut Mengimbangi?
-
Eksplorasi Cita Rasa Kopi Dunia: Mengenal Karakter Unik Biji Kopi Yirgacheffe