Suara.com - Juara dunia Formula 1 dua musim berturut-turut, Lewis Hamilton, dipastikan terkena penurunan lima tingkat saat start di Grand Prix Cina, Minggu (17/4/2016). Sanksi ini menyusul pergantian gearbox pada mobil Mercedes W07 Hybrid-nya.
Kabar penurunan lima tingkat ini dibenarkan pihak Mercedes setelah sang pebalap mengumumkan terlebih dahulu isu ini lewat keterangan foto di Instagram-nya, dalam foto bersama para penggemar yang menyambutnya di Bandara Shanghai.
"Akhir pekan ini akan berat," kata Hamilton. "Saya akan memulai dengan penalti lima grid karena pergantian gearbox, namun karena Anda semua saya merasa berenergi, termotivasi, dan percata diri bahwa kami dapat menebus kerugian ini."
Pihak Mercedes mengkonfirmasi kebenaran sanksi yang didapat Hamilton dalam cuitan di Twitter mereka. Tim yang berbasis di Brackley, Inggris, ini menjelaskan risiko ini harus diambil menyusul gearbox mobil Hamilton mengalami kerusakan saat seri sebelumnya di Bahrain.
Dalam regulasinya pihak F1 menyatakan setiap pebalap hanya boleh menggunakan satu gearbox dalam enam seri berturut-turut. Jika dilanggar, maka akan terkena sanksi seperti yang diterima Hamilton.
Pada klasemen sementara pebalap, Hamilton tertinggal 17 poin dari rekan setimnya, Nico Rosberg, yang tampil dominan di dua seri awal F1. Hamilton punya catatan bagus di GP Cina, dimana dia memenangi empat kali balapan yang berlangsung di Sirkuit Shanghai ini; 2008, 2011, 2014, dan 2015. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Pemkot Jakbar Tanggapi Soal Penolakan Pembangunan Rumah Duka dan Krematorium di Kalideres
-
KPK Dalami Dugaan Pengkondisian Proyek di Pati oleh Tim 8 Sudewo
-
Fokus Lulusan SMK-SMA: Inilah Syarat Baru Pemerintah Agar TKI Bisa Kerja di Luar Negeri
-
HNW Kecam Keras Sahur On The Road di Jombang, Pakai Sound Horeg dan Penari Seksi?
-
Sudah 31 Kecelakaan dalam Sebulan, KAI Daop 1 Minta Warga Tak Ngabuburit di Jalur Kereta
-
6 Fakta Terkini Banjir Bali: Sanur Terparah hingga Status Siaga Gelombang 4 Meter
-
ICW Desak KPK Awasi Ketat SPPG Polri, Ada Potensi Uang Negara Hilang Hingga Rp2 Triliun?
-
Diduga Main Asal Belok, Pengendara Ojol Luka Parah Dihantam Bus Transjakarta
-
Usut Kasus Pemerasan Sudewo Cs, KPK Panggil Plt Bupati Hingga Ketua KPU Pati
-
Lapangan Padel di Jakarta Wajib Pasang Peredam Suara, Jika Tidak Siap-Siap Kena Sanksi!