Suara.com - Kekejaman terhadap binatang bisa terjadi dengan beraneka macam cara. Seperti yang terjadi pada dua ekor anak kucing di Bradford, Inggris, baru-baru ini. Mereka diwarnai dengan tinta permanen lalu dilemparkan ke sekumpulan anjing.
Melansir Asia One, kedua anak kucing tersebut ditemukan dalam kondisi memprihatinkan. Bulu keduanya, diwarnai dengan tinta permanen berwarna hijau dan biru pekat.
Setelah ditemukan, keduanya ditangani oleh relawan pemerhati kucing yang menamakan diri Bradford Cat Watch Rescur (BCWR). Katie Jane dari pihak BCWR, lewat Facebook mengatakan bahwa kedua anak kucing malang tersebut ditemukan pada Senin, 25 April 2016 oleh kepolisian West Yorkshire. Setelah menerima anak kucing berusia sekitar 4 atau 5 minggu tersebut, mereka langsung berkonsultasi dengan dokter hewan.
"Ketika masih banyak tinta di tubuh mereka, saya merasa amat beruntung dapat informasi dari layanan dokter hewan yang memberikan petunjuk untuk membersihkan cat tersebut secara sistematis," kata Katie.
Katie mengatakan, tinta di tubuh kedua kucing tersebut beraroma menyengat. Sang relawan BCWR tersebut harus benar-benar berhati-hati saat memandikan keduanya, yang dinamakan Smurf dan Shrek, seperti nama dua karakter animasi terkenal.
Meski sudah dimandikan berulang kali, tinta hijau dan biru tersebut tak kunjung hilang. Katie meyakini, aksi kejam tersebut bukan ulah anak-anak.
"Kami juga meyakini bahwa bukan anak-anaklah yang bertanggungjawab atas kekejaman ini," lanjut Katie.
Sementara itu, melansir dari Metro, Katie mengatakan bahwa para pelaku sepertinya sengaja mewarnai kedua anak kucing tersebut untuk bermain-main. Setelah diwarnai, keduanya dilemparkan ke sekumpulan anjing. Dengan adanya warna yang berbeda, mereka bisa tahu, mana kucing yang mati terlebih dahulu.
"Kalau anak-anak kucing ini tidak diselamatkan, saya yakin mereka sudah mati dalam waktu satu atau dua jam," ungkap Katie.
Berita Terkait
-
The Blanket Cats: Ketika Kehadiran Kucing Menjadi Obat bagi Luka Hati
-
"Broken X. Fang", Kisah Mengharukan tentang Rasa Bersalah dan Cinta Nenek
-
Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan
-
Freeport Targetkan Blok Kucing Liar Papua Tahun 2029, Hasilkan Jutaan Ons Emas
-
The Cat Who Saved Books: Sindiran Menohok untuk Tren Literasi Masa Kini
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam
-
Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit
-
Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?
-
8 Cara Menghapus File Sampah dan Cache Tersembunyi di HP Android agar Penyimpanan Lega
-
Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga