Suara.com - Sebuah kereta barang CSX keluar dari rel di bagian timur laut Washington pada hari Minggu (1/5/2016) waktu setempat. Kereta ini menumpahkan zat kimia berbahaya dekat stasiun bawah tanah dan mengganggu lalu lintas kereta "commuter" dan kereta penumpang jarak jauh Amtrak.
Namun kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban luka-luka, kata mereka. Sebanyak 13 gerbong anjlok dalam insiden tersebut.
"Ratusan galon zat sodium hydroxide, bahan untuk membuat produk-produk rumah tangga termasuk kertas dan detergen, tumpah dari gerbong tanki yang bocor dan kemudian bagian tersebut disumbat," kata Deputi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran John Donnelly dalam jumpa pers.
Dinas pemadam kebakaran tidak memerintahkan evakuasi di sekitar lokasi kecelakaan, sekitar 5 km dari Gedung Putih dekat stasiun Rhode Island Avenue.
Walikota Washington, Muriel Bowser mengatakan, dibutuhkan waktu bagi para pekerja darurat dan CSX mengembalikan gerbong-gerbong yang anjlok dan membersihkan tumpahan zat tersebut.
"Tak ada yang melintasi di lintasan itu besok," kata Bowser.
Ia mengatakan, penyebab kecelakaan tersebut belum ditentukan, tetapi penyelidikan federal telah dimulai. Kereta yang anjlok itu sedang dalam dalam perjalanan dari Cumberland, Maryland, menuju Hamlet, North Carolina. Saat kejadian, tiga lokomotif menarik 175 gerbong.
Juru bicara Amtrak, Vernae Graham mengatakan, kereta-kereta jarak jauh Chicago - Washington Capitol Limited akan berhenti di Pittsburgh. Para penumpang jurusan Washington diberi transportasi alternatif sampai kawasan itu bisa dilalui. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Lima Warga Cina Ditangkap di Halim, Ini Fenomena Gunung Es
-
Fadli Zon: Banyak Buruh Kasar Cina Tidak Bisa Bahasa Indonesia
-
Lima Warga Cina Pekerja KA Cepat Ditangkap, Ini Tanggapan Jonan
-
Lima Pekerja Kereta Cepat Asal Cina Terancam Dideportasi
-
Identitas Warga Cina Pekerja Proyek Kereta Cepat yang Ditangkap
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Kronologi Kasus Korupsi Nikel, Ketua Ombudsman Hery Susanto Diduga Terima Suap Rp1,5 Miliar
-
Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga
-
Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!
-
Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah
-
Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum
-
Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!
-
Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini