Suara.com - Anggota pasukan khusus AS, Navy SEAL, yang mengklaim diri sebagai pembunuh Osama bin Laden, mengungkap sesuatu yang cukup mencengangkan baru-baru ini. Si anggota Navy SEAL, Rob O'Neill, mengaku makan roti isi di samping jenazah sang pemimpin Al Qaeda sembari menonton berita tewasnya Osama di televisi.
Masih mengenakan seragam lengkap, Rob O'Neill mengakui bahwa dirinya, bersama anggota SEAL Team 6 lainnya, menyaksikan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, menyatakan keberhasilan misi membunuh Osama di layar televisi.
"Saya mendengar ia (Obama) mengatakan Osama bin Laden, saya memandang (jenazah) Osama bin Laden - saya lalu berpikir 'bagaimana saya bisa ada di sini dari Butte, Montana?'" kata O'Neill dalam sebuah wawancara dengan Fox, Minggu (1/5/2016).
O'Neill menonton pengumuman tersebut di Pangkalan Udara Bagram, Afghanistan, sementara jenazah bin Laden terbaring di atas meja di sampingnya.
Bin Laden terbunuh sesaat selepas pukul 01.00 dini hari pada 2 Mei 2011, lima tahun silam. Pasukan Navy SEAL menyerbu kediamannya di Pakistan, tempat di mana Bin Laden bersembunyi selama bertahun-tahun lamanya.
Kepada Fox, O'Neill menceritakan bagaimana dirinya menjelaskan detil pembunuhan bin Laden kepada keluarga korban serangan 11 September 2001 yang disebut-sebut didalangi bin Laden.
"Saya menjelaskan bagaimana saya masuk ke dalam sebuah kamar dan saya melihat dia sedang berdiri 1 meter di depan saya, dan karena ia dinilai ancaman, maka saya menembaknya," terang O'Neill.
Seperti diketahui, jenazah Osama bin Laden dimakamkan di laut, tak berapa lama setelah dibunuh. Hingga kini, belum ada bukti-bukti resmi kematiannya yang disampaikan kepada publik, kendati Al Qaeda mengumumkan kematian pemimpin mereka tersebut pada 6 Mei 2011. (Dailymail)
Berita Terkait
-
American Manhunt: Osama bin Laden, Dokumenter Sejarah yang Terlalu Netral?
-
Sosok Osama bin Laden, Gembong Teroris yang Viral Lagi Karena Tulis Surat untuk AS
-
Profil Osama bin Laden: Suratnya untuk AS Kembali Viral, Bawa-bawa Israel
-
TikTok Hapus Video Promosikan Manifesto Osama bin Laden Surat untuk Amerika
-
'Surat untuk Amerika' dari Osama Bin Laden Buat Warga AS Simpati ke Palestina, Ini Isinya
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?