News / Metropolitan
Kamis, 05 Mei 2016 | 14:43 WIB
Ilustrasi kekerasan seksual (Shutterstock).

Suara.com - Pembantu rumah tangga berinisial Ijah (16) nekat kabur dengan cara meloncat lantai dua rumah majikannya di kawasan Simprug, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (5/5/2016) sekitar jam 08.00 WIB tadi. Ijah yang baru sebulan bekerja di rumah itu mengaku tak tahan dianiaya terus oleh majikan berinisial SV.

"Tadi jam 08.00 WIB pagi ada warga datang kepolsek melaporkan adanya kasus penganiayaan yang dilakukan oleh majikannya," kata Kepala Kepolisian Sektor Kebayoran Lama Komisaris Polisi Agus Rizal kepada wartawan.

Setelah meloncat dari lantai dua, kaki Ijah luka-luka.

"Semacam kaki patah. Dia cerita kaki patah karena loncat dari rumah majikannya di lantai dua ke bawah," ujar Agus.

Kepada polisi, Ijah mengaku puncaknya terjadi semalam, pipinya dipukul majikan dengan menggunakan ponsel.

"Iya betul, karena dari keterangan korban itu pipinya dipukul oleh majikannya (SV). Dengan menggunakan ponsel milik majikannya," kata Agus.

Anggota Polsek Kebayoran Lama saat ini sedang membuat berita acara pemeriksaan. Selain, itu, polisi juga sudah membuat surat keterangan untuk dilakukan visum.

"Nanti itu visum, belum keluar hasilnya ada luka memar di pipinya sebelah kiri," kata Agus.

Sejauh ini, polisi belum memanggil SV untuk dimintai keterangan.

Load More