Suara.com - Kelompok ISIS dikabarkan mengeksekusi mati seorang lelaki yang dituding sebagai mata-mata. Kelompok aktivis Raqqa is Being Slaughtered Silently (RBSS) melaporkan, si lelaki ditikam jantungnya sebelum kemudian ditembak pada bagian kepala.
RBSS, kelompok aktivis yang mendokumentasikan kekerasan ISIS, mengatakan, lelaki tersebut awalnya ditutup matanya dan disuruh mengenakan pakaian oranye, pakaian khas yang kerap dipakai korban-korban eksekusi ISIS. Kemudian, eksekusi pun dilakukan di Raqqa, kota yang diklaim sebagai pusat Kekhalifahan ISIS.
Setelah itu, jenazah lelaki tersebut digantung di sebuah tiang lampu yang berada di sebuah jalanan ramai.
Sebelumnya, ISIS melemparkan seorang lelaki yang dituding gay dari sebuah gedung tinggi. Setelah itu, si lelaki dirajam sampai mati.
ISIS juga dikabarkan memasukkan seorang gadis berusia 19 tahun ke dalam kandang berisi tengkorak manusia karena melanggar aturan berpakaian yang diberlakukan di Raqqa. (Independent)
Tag
Berita Terkait
-
Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror
-
Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos
-
Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Tokoh Kunci ISIS, Siapa?
-
Gempur Persembunyian ISIS di Pegunungan Somalia, AS Klaim Sukses Besar
-
Turki Desak Prancis Pulangkan Warganya yang Terlibat ISIS di Suriah
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
Menlu Sugiono Jawab Desakan Publik Agar Indonesia Keluar dari Board of Peace
-
Prabowo Jadi Mediator? RI Mulai Jalin Komunikasi Rahasia dengan Iran dan Amerika Serikat
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi AS, Indonesia Tetap Tawarkan Diri Jadi Mediator
-
Junaedi Saibih Divonis Bebas dalam Kasus Suap Vonis Korupsi Ekspor CPO
-
Tinggalkan Istana Usai Pertemuan: AHY Antar SBY, Gibran Satu Mobil Bareng Jokowi
-
Benarkah Gaji Nakes Jakarta Mandek 10 Tahun? Ini Duduk Perkaranya
-
Analis: Iran di Atas Angin, Ini Sebabnya
-
Meski Kehilangan Istri, Haji Suryo Tanggung Penuh Biaya dan Sekolah Korban Kecelakaan
-
Jaringan Perburuan Gajah Sumatera Dibongkar, Kadiv Humas: 15 Tersangka Diamankan!
-
OTT Pekalongan: 11 Orang Termasuk Sekda Tiba di Gedung KPK, Apa Peran Bupati Fadia Arafiq?