Suara.com - Rudi Oktavianus (42) menjadi korban penganiayaan yang dilakukan belasan orang bercadar di Jalan Kenanga, Rawa Buaya Utara, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (14/5/2015) sekitar pukul 23.30 WIB. Akibatnya kedua telapak tangannya luka parah kena sabetan senjata tajam.
"Pada pukul sekitar 23. 30 WIB datang serombongan orang tidak dikenal berjumlah sekitar 15 orang ke Jalan Kenanga, RBU, Koja," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Awi Setiyono dalam keterangan tertulis, Minggu (15/5/2016).
Rudi, kata Awi, diserang karena awalnya berusaha melerai keributan.
"Pada saat itu korban kebetulan ada di lokasi dan berniat untuk melerai, namun malah justru menjadi sasaran amukan mereka sehingga diserang oleh kelompok orang tersebut dan mengakibatkan luka bacok pada lengan tangan kanan, kemudian telapak tangan kanan dan kiri," katanya.
Setelah itu, belasan orang bercadar kabur. Rudi kemudian ditolong warga dengan membawanya ke RSUD Koja.
Saat ini, polis masih menyelidiki kasus penyerangan tersebut. Dari TKP, polisi menyita satu bom molotov yang diduga milik para penyerang.
"Diduga permasalahan ini dipicu gesekan antar kelompok pemuda di wilayah itu. Kami masih menyelidiki soal identitas pelakunya," kata Awi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital
-
KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif
-
Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo
-
Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati
-
Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia
-
Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'
-
Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung
-
Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?
-
11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius
-
Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita