Suara.com - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, menyepakati pengelolaan lahan seluas 5,1 hektare di perbatasan Kecamatan Pondok Melati dengan Cipayung, Jakarta Timur, kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Kesepakatan ini merupakan sejarah kemitraan dua daerah perbatasan. Sebagian wilayah di Kota Bekasi kini menjadi kewenangan Gubernur DKI," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Bekasi, Selasa (17/5/2016).
Hal itu dikatakannya usai menandatangani kesepakatan pengelolaan lahan tersebut bersama Wali Kota Jakarta Timur dengan disaksikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota Jakarta.
MoU tersebut dibuat berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 tentang Batas Daerah Kota Administrasi Jakarta Timur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta dengan Kota Bekasi Provinsi Jawa Barat.
Melalui penandatanganan itu, Pemprov DKI resmi mengelola lahan seluas 5,1 hektare di daerah perbatasan Kelurahan Jatiwarna, Kecamatan Pondok Melati dengan Cipayung, Jakarta Timur.
"Selama ini ada sekitar 35 objek pajak yang dikelola Pemkot Bekasi kini menjadi tanggung jawab Pemprov DKI," katanya.
Rahmat berharap, melalui pengelolaan oleh Pemprov DKI, seluruh kawasan di sekitarnya bisa lebih sejahtera dan nilai investasinya bisa lebih tinggi.
"Mudah-mudahan sebagian wilayah itu bisa jadi lebih makmur karena APBD DKI yang besar," ujarnya.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam sambutannya menyatakan kesediaanya untuk memakmurkan kawasan itu.
"Kita akan perbanyak rumah susun di lokasi tersebut agar masyarakat tidak terus bergantung pada pengembang perumahan. Kita akan upayakan kelola kawasan itu sebaik mungkin," katanya.
Pihaknya juga bersedia membangun kolam retensi di atas lahan tersebut guna menanggulangi banjir di wilayah perbatasan tersebut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
KCIC Gandeng Trip.com, Tiket Whoosh Kini Bisa Dipesan Secara Global
-
Pilot-Kopilot Smart Air Tewas Ditembak KKB di Papua, KSAD Jenderal Maruli Tunggu Perintah Mabes TNI
-
Detik-detik Penangkapan 2 Warga Citayam Pencuri Kabel Kereta Api Bertegangan Tinggi
-
Pengiriman 8.000 TNI ke Gaza Pertaruhan Berbahaya, Amnesty Desak Tinjau Ulang
-
AS Siapkan Kirim Kapal Induk Kedua ke Wilayah Iran di Tengah Ancaman Perang
-
Dari Sindiran 'Cerdas' ke Foto Damai, Ini 6 Fakta Perselisihan Menkeu Purbaya dan Menteri KKP
-
IPK Indonesia Anjlok ke Skor 34, Hasbiallah Ilyas: Alarm Keras, KPK Harus Evaluasi Total
-
Meluruhkan Debu, Merajut Toleransi: Harmoni Lintas Iman di Kelenteng Fuk Ling Miau Yogyakarta
-
Temui Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Data Tunggal Akurat demi Bansos Tepat Sasaran
-
Ramadan di Depan Mata, Pramono Anung Wanti-wanti Warga DKI Tak Gadai KJP Buat Penuhi Kebutuhan