Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Padang AKBP Chairul Aziz menegaskan pihaknya akan terus memburu pelaku perampokan empat kilogram emas di Toko Mas Dewi Murni di Jalan Apel Raya Pasar Belimbing Kelurahan Kuranji.
"Kami masih melakukan penyelidikan dan akan kejar tersangka perampokan," kata dia di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (5/6/2016).
Dia mengatakan bahwa pihak kepolisian akan meningkatkan patroli untuk mengejar pelaku yang saat ini masih berkeliaran.
"Atas kejadian tersebut, akan kami tingkatkan pelaksanaan patroli agar ruang gerak tersangka lebih sempit," ucap dia.
Sebelumnya pihak kepolisian dari Polresta Padang beserta Polsek Kuranji sudah melakukan identifikasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan.
"Dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) kita menemukan sebuah selongsong peluru bercak darah dan etalase emas yang dirusak paksa," kata Kepala Polisi Pos Belimbing, Inspektur Dua (Ipda) Agustin.
Saat olah TKP, terlihat lemari kaca tempat penyimpanan emas pecah, kemudian di lantai toko tampak bercak darah. Tidak hanya itu, di sebuah kursi yang ada di bagian sebelah kanan toko juga tampak bercak darah.
"Kita masih memeriksa korban yang sekaligus menjadi saksi dalam kejadian ini. Dia mengalami luka di bagian mulut," ucap Agustin.
Sementara pemilik toko Mas Dewi Murni Rusli Muchtar (73) yang merupakan pensiunan kantor gubernur ini mengakui kehilangan emas murni seberat empat kilogram senilai Rp2 miliar akibat perampokan tersebut.
"Saya habis shalat lalu datang ke warung. Ada empat perampok yang nampak masuk ke toko saya lalu saya lempar," kata Rusli.
Dia mengakui perampok tersebut berusaha menembak dirinya namun tidak kena.
"Saya terjatuh dan perampok itu pergi dengan emas yang dicurinya dengan menggunakan sepeda motor yang diparkir di depan toko saya," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
-
Niatnya Go Green Pakai Wadah Sendiri, Eh Malah Kena 'Pajak' Tak Terduga
-
CEO Semen Padang FC Minta Maaf, Siapkan Rencana Bangkit Pasca Degradasi ke Liga 2
-
Jadwal 'Brutal' Tak Halangi Dewa United, Jan Olde Riekerink Puji Mental Banten Warriors
-
Semen Padang Dipastikan Degradasi usai Tumbang 0-1 dari Dewa United
-
Marukawa Tebar Ancaman, Semen Padang Diprediksi Tak Berkutik di Markas Dewa United
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!