News / Metropolitan
Senin, 06 Juni 2016 | 20:28 WIB
Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meresmikan Rumah Publik Terpadu Ramah Anak di Utan Kayu Utara, Matraman, Jalan Galur Sari, Jakarta, Jumat (3/6/2016). [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan DKI Jakarta Gembong Warsono menilai Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat ini mulai tidak percaya diri maju lewat jalur non partai politik. Indikasinya, menurut dia, akhir-akhir ini Ahok mulai menggoda partai.

"Rasanya bagi saya, Ahok sudah nggak pede juga sekarang. Percaya dirinya menurun, karena menurun, dia menggoda-goda partai politik," ujar Gembong, Senin (6/6/2016).

Menurut Gembong Ahok terkesan memberikan sinyal kepada partai politik yang ingin mengusungnya. Misalnya, ketika Ahok memberi sinyal tak tertutup kemungkinan berduet lagi dengan Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat yang merupakan politisi PDI Perjuangan.

"Di akhir perjalanan, khususnya minggu-minggu kemarin, Ahok seolah-olah kembali lagi goda-goda partai politik lagi. Iya, artinya menggodanya begini, dia bilang bahwa dia belum talak tiga dengan Djarot. Artinya dia bisa kembali lagi, artinya kan menggoda partai politik. Kenapa dia menggoda partai politik?" kata dia.

Gembong menduga kepercayaan diri Ahok merosot karena wacana koalisi gemuk untuk melawan Ahok.

"Dia (Ahok) melihat juga bahwa intensitas komunikasi yang dibangun partai politik di DKI Jakarta cukup tinggi, sehingga memengaruhi kepercayaan diri Ahok," kata dia.

Ahok saat ini bersiap maju lewat jalur independen bersama Heru Budi Hartono. Mereka maju lewat dukungan relawan Teman Ahok dan didukung Partai Nasdem dan Hanura.

Load More