Suara.com - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Viva Yoga Mauladi meminta pemerintah harus hadir dalam gejolak harga pangan yang tengah terjadi saat ini.
"Pemerintah harus hadir. Ekonomi pasar itu harus adil, bagi produsen, konsumen, dan pelaku usaha. Yang mengatur itu pemerintah," katanya dalam diskusi bertema "Sengkarut Tata Kelola Pangan" di Jakarta, Senin.
Viva menuturkan keadilan juga perlu dirasakan oleh para pelaku usaha yang dalam kegiatannya membutuhkan kepastian hukum.
"Jangan sampai diulang lagi kebijakan yang lalu soal jagung. Sudah di tengah laut, ternyata impornya dicabut. Kalau begitu mana ada investor mau masuk," katanya.
Viva berharap pemerintah bisa membuat program "food estate" di seluruh Indonesia. Program serupa pada masa lalu yang gagal membuat banyak dana negara keluar sia-sia karena programnya mangkrak.
"Perlu ada pembangunan 'food estate' yabg dekat dengan konsumen. Daging misalnya, sebanyak 60 persen konsumsi di Jabodetabek, tetapi tidak ada sentra yang dekat. Selalu ambil dari Jawa Timur atau Bali, sehingga perlu ongkos lagi," katanya.
Langkah selanjutnya yang disarankan Viva yakni diversifikasi pangan untuk mengatasi konsumsi fokus pada satu jenis makanan.
"Misalnya sapi didiversifikasi ke kerbau yang asupannya hampir sama dengan sapi. Pemerintah harus atur ini agar ada diversifikasi pangan dan tidak fokus ke satu komoditas saja," katanya.
Ia juga meminta pemerintah bisa bersinergi dengan kalangan universitas, swasta dan parlemen. Menurut dia, sinergi akan membuat masalah produksi dan distribusi bisa dikoordinasikan dengan baik sehingga gejolak pangan bisa dihindari.
"Kalau produksi dan distribusi beda kebijakan, sistemnya tidak akan berubah, akan begini terus. Yang (dianggap) salah ya tetap pemerintah," tutupnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik
-
Inflasi Pangan Berpotensi Mereda, Harga Cabai hingga Beras Kompak Turun
-
Cabai Rawit Makin Pedas di Kantong! Harga Tembus Rp82.300 per Kg
-
Kabar Baik bagi Konsumen, Harga Cabai dan Ayam Turun di Awal Pekan!
-
Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno