Suara.com - Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan KPK akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk memeriksa empat anggota Brimob Mabes Polri yang menjadi ajudan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi Abdurrachman. Empat anggota tersebut sekarang sedang bertugas dalam Operasi Tinombala di Poso, Sulawesi Tengah.
"Bisa jadi," kata Agus di DPR, Selasa (14/6/2016).
Tiga dari empat anggota polisi berpangkat brigadir yaitu Fauzi Hadi Nugroho, Dwianto Budiawan, dan Ari Kuswanto. Sedangkan satu anggota lagi berpangkat Inspektur Polisi Dua Andi Yulianto.
Penyidik KPK akan mendatangkan mereka untuk diperiksa sebagai saksi untuk Direktur PT. Kreasi Dunia Keluarga Doddy Aryanto. Doddy merupakan tersangka kasus penyuapan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Selama ini, keempat anggota brimob tidak pernah hadir setiap kali dipanggil untuk diperiksa.
Sebelumnya, KPK menangkap Panitera dan Sekretaris Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Edy Nasution yang diduga menerima uang sebesar Rp50 juta dari Doddy di Hotel Acacia, Jakarta, pada 20 April 2016. Doddy diduga menjadi perantara suap dari PT. Paramount Enterprise International.
Suap tersebut diduga terkait pengajuan peninjauan kembali putusan pailit Across Asia Limited melawan PT. First Media yang terdaftar sebagai anak perusahaan Lippo. Berkas permohonan PK diketahui dikirim ke MA pada 11 April 2016.
Dalam kasus ini, Nurhadi juga telah dicegah berpergian ke luar negeri. Rumah dan kantornya telah digeledah. Dari rumahnya, penyidik KPK menyita dokumen dan uang senilai Rp1,7 miliar.
Tag
Berita Terkait
-
KPK Kembali Periksa Nurhadi Terkait Kasus Suap di PN Jakpus
-
Ditjen Imigrasi Bantah Edi Sindoro di Singapura Setelah Dicekal
-
KPK Kesulitan, Royani Dipastikan Tak Disembunyikan di Singapura
-
Diusir Komisi III DPR, Aco: Saya Dua Kali Diusir, Saya Kecewa
-
Wakili Sekretaris MA Nurhadi Datang ke DPR, Diusir Komisi III
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan
-
Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final
-
Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus