Suara.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono tak menyoal aksi dua lelaki bule yang membagi-bagikan uang dolar dari atas mobil di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
"Nggak perlu izin," kata Awi di Polda Metro Jaya, Selasa (14/6/2016).
Awi menambahkan sejauh ini polisi tidak berencana untuk memanggil kedua bule tersebut untuk dimintai keterangan.
Menurut Awi aksi kedua bule tersebut sama seperti warga lainnya yang berniat bagi-bagi sedekah kepada masyarakat di bulan puasa.
"Ngapain dipanggil, orang mau sedekah ya nggak apa-apa," katanya.
polisi, kata Awi, akan memproses secara hukum kalau ditemukan adanya pelanggaran hukum, misalnya uang dolar yang dibagi-bagikan ternyata palsu.
"Kalau dia mengedarkan uang dollar palsu pasti kita tindak," kata dia.
Kalangan netizen di dunia maya kembali dihebohkan dengan aksi dua lelaki bule yang membagikan uang dolar di Jalan Medan Merdeka Selatan ke arah kawasan Gambir pada Senin (13/6/2016) sekitar pukul 16.32 WIB.
Kejadian itu pertama kali diunggah oleh netizen dengan akun Twitter @Indrihast pada Senin (14/6/2016) sekitar jam 16.32 WIB. Netizen tersebut mention ke akun Twitter @TMCPoldaMetroJaya dan selanjutnya di-retweet sehingga semakin tersebar luas.
Menurut gambar tersebut, kedua lelaki bule yang mengenakan kemeja batik tersebut terlihat tengah memegang uang kertas. Salah satu bule berambut pirang tersenyum lebar dan menghadap ke arah depan.
Peristiwa ini terjadi di tengah kemacetan arus lalu lintas dari Jalan Medan Merdeka Selatan ke arah kawasan Gambir.
Aksi kedua bule yang mengeluarkan tubuh dari dalam kap mobil dan membagikan uang dollar tersebut menjadi perhatian pengguna jalan. Terlihat sejumlah pengendara sepeda motor memperhatikannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi
-
Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor