Suara.com - Chef de Mission Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari, nyatakan persiapan tim Indonesia sudah hampir rampung. Sejauh ini Indonesia sudah meloloskan 25 atlet ke olimpiade yang berlangsung di kota Rio de Janeiro, Brasil.
Diharapkan jumlah ini masih akan bertambah, mengingat masih ada beberapa cabang olahraga yang tengah berjuang di kualifikasi menuju olimpiade.
"Saya nyatakan persiapan sudah mencapai 80 persen, kami telah memberikan support maksimal kepada tim yang akan berangkat. Kontingen Indonesia akan berangkat pada 27 Juli 2016, untuk jadwal kepulangan akan ada dua jadwal, yakni 15 Agustus dan 22 Agustus 2016," kata Okto dalam acara konferensi pers di Wisma Kemenpora.
"Hingga saat ini baru ada 25 atlet Indonesia yang mendapat akreditasi, tetapi jumlah ini masih akan bertambah. Mudah-mudahan mereka yang masih mengikuti kualifikasi bisa lolos ke olimpiade," tambah Okto.
Beberapa cabang olahraga akan berangkat terpisah dan melakukan transit training di negara-negara tertentu. Misalnya, angkat besi yang akan latihan di Capetown (Afrika), dayung di Amsterdam (Belanda) dan bulutangkis di Sao Paulo (Brasil).
Tim bulutangkis akan berangkat pada 27 Juli 2016 menuju Sao Paulo dan menjalani latihan sebelum memasuki perkampungan atlet di Rio de Janeiro pada 7 Agustus 2016.
Sebelum bertolak ke Brasil, tim bulutangkis juga akan menjalani karantina di Kudus (Jawa Tengah), pada 11-16 Juli 2016. Sementara itu, tim advance yang bertugas mempersiapkan keperluan kontingen olimpiade Indonesia akan bertolak lebih dulu ke Brasil pada 22 Juli 2016.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland
-
Wanti-wanti Peneliti UGM Soal Superflu, Tetap Bisa Fatal Bagi yang Rentan