Suara.com - Seorang bocah berusia tiga tahun dilarikan ke rumah sakit akibat menderita luka bakar. Luka bakar itu dialami sang bocah setelah digarang di atas api oleh ayah tirinya yang kesal karena si bocah mengompol di tempat tidur.
Aksi kejam sang ayah tiri terabadikan dalam sebuah video. Dalam video tersebut, si bocah malang itu berteriak-teriak kesakitan saat si ayah tiri berusia 20 tahun menggarangnya di atas api. Tindakan keji itu dilakukan sang ayah sebagai hukuman karena mengompol.
Peristiwa ini terjadi di Kota Limpio, Paraguay, tak jauh dari ibu kota negara, Asuncion. Aksi keji tersebut direkam oleh seorang tetangga yang awalnya mendengar teriakan keras si bocah. Si perekam kejadian terlalu takut pada pelaku sehingga tidak berani ikut campur.
Ayah tiri kejam tersebut mengangkat tubuh telanjang bocah tersebut di atas api. Namun, makin keras teriakan si bocah, makin rendah pula ia menurunkan si bocah sehingga ada kulitnya yang terpanggang api.
Bocah malang yang tidak disebutkan namanya tersebut dilarikan ke Rumah Sakit Khusus Anak Acosta Nu. Si bocah menderita luka bakar di bagian bokong dan alat kelaminnya.
Pelaku ditangkap setelah warga sekitar memberikan laporan kepada polisi terkait kejadian itu.
"Ia menolak berbicara. Ia hanya bilang dirinya tidak bersalah," kata Deputi Komisaris Polisi Odilio Larrea ketika ditanya soal pelaku.
Ibunda bocah tersebut diperkenankan untuk tetap mengasuh si bocah selagi penyelidikan dilanjutkan. Ibu berusia 21 tahun itu juga memiliki dua anak lainnya, satu diantaranya baru lahir. (Dailymail)
Berita Terkait
-
Pelaku Penganiayaan Kucing sampai Mati di Blora Diperiksa, Terancam 1,5 Tahun Bui
-
Bacakan Nota Pembelaan, Terdakwa Demonstrasi Agustus Dapat Siksaan saat Ditangkap
-
Jerit Ibunda Korban Salah Tangkap Aksi Demo Agustus, Dua Jari Anaknya Patah Diduga Disiksa Polisi
-
Prarekonstruksi Ungkap Aksi Keji Ayah Tiri Bunuh Alvaro: Dibekap Handuk, Dibuang di Tumpukan Sampah
-
Penyisiran Ulang Sungai di Bogor, Polisi Temukan Rahang Bawah Diduga Milik Alvaro
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028