Suara.com - Tiga bayi telah lahir di Amerika Serikat dengan cacat lahir kemungkinan terkait dengan infeksi virus Zika, sementara satu keguguran juga dikaitkan dengan virus itu, menurut data yang diperbarui oleh lembaga kesehatan, Kamis (30/6/2016).
Data terbaru, hingga 23 Juni tercatat tujuh bayi menderita mikrosefalus atau cacat lahir lain terkait Zika seperti kelainan otak yang serius, dan lima kegagalan kehamilan baik keguguran, lahir mati atau aborsi.
Data itu tercatat dalam daftar data kehamilan terkait Zika di AS yang dibuat awal bulan Juni oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).
Data itu mengkompilasi hasil cacat kehamilan dengan bukti laboratorium yang berpeluang terinfeksi virus Zika di 50 negara bagian dan Distrik Columbia.
Badan ini sedang memantau 287 wanita hamil dengan bukti laboratorium infeksi Zika, tidak termasuk di wilayah AS seperti Puerto Rico.
Zika telah menimbulkan kekhawatiran di seluruh Amerika karena peningkatan mengkhawatirkan dalam kasus-kasus cacat lahir yang dikenal sebagai mikrosefalus dan kelainan otak lainnya yang parah pada janin yang terkait dengan virus yang dibawa nyamuk yang dilaporkan di Brazil, negara yang paling terpukul oleh wabah itu.
Bayi dengan mikrosefalus cenderung memiliki kepala abnormal atau lebih kecil dari normal dan mungkin berpotensi mengalami gangguan masalah perkembangan.
Brazil telah mengkonfirmasi lebih dari 1.400 kasus mikrosefalus pada bayi yang ibunya terinfeksi Zika selama kehamilan dalam wabah saat ini.
Lebih dari 900 kasus Zika yang dilaporkan di AS sejauh ini melibatkan orang yang terjangkit virus itu di luar Amerika Serikat di daerah dengan wabah Zika aktif, atau terinfeksi melalui hubungan seksual tanpa kondom dengan pasangan yang terinfeksi.
Belum ada kasus laporan penularan lokal dari virus itu di Amerika Serikat, tetapi para ahli kesehatan memperkirakan transmisi lokal terjadi dengan timbulnya musim nyamuk, terutama di negara-negara pantai seperti Florida dan Texas. CDC berencana menerbitkan laporan yang diperbarui setiap Kamis untuk memastikan laporan terkait Zika tersedia untuk publik. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum
-
Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?
-
Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru
-
Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?
-
Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit
-
Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol
-
DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik
-
Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas
-
Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot
-
Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Ahmad Sahroni Ingatkan KPK: Jangan Sampai Kabur dan Cederai Institusi