Suara.com - Tim Gegana Polda Aceh didampingi Kapolres Kota Sabang AKBP Slamet Wahyudi bersama pejabat polres lainnya mengamankan satu bom ranjau darat di bibir pantai Lorong Pantai Jaya Gampong (Desa) Ie Meulee Kecamatan Sukajaya, Sabang, Aceh, Minggu (10/7/2016).
Kapolres Sabang AKBP Slamet Wahyudi menyatakan, awal mula bom tersebut berada persis di bibir pantai di belakang asrama polisi (aspol) Lorong Pantai Jaya Gampong (Desa) Ie Meulee yang ditemukan oleh warga setempat, lalu melaporkannya kepada kepolisian dan mengambil tindakan cepat.
"Usai menerima laporan tersebut, saya langsung perintahkan anggota polres untuk memasang garis polisi agar warga setempat tidak mendekati lokasi bom tersebut," katanya.
Dia mengakui, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menghindari korban jiwa jika bom tersebut meledak. Saat tiba, Tim Detasemen Gegana Polda Aceh itu langsung mengangkat bom itu dari lokasi semula untuk diamankan.
"Bom itu kami perkirakan peninggalan Belanda saat berkuasa di Sabang, dan sekarang Bom itu sudah diamankan Tim Detasemen Gegana Polda Aceh," kata AKBP Slamet Wahyudi lagi.
Komandan Tim Dataemen Gegana Polda Aceh Ipda Ardian di lokasi penemuan bom itu mengatakan bahwa bahan peledak tersebut tampaknya sudah sangat lama dan besar kemungkinan peninggalan Belanda.
"Ini jenis bom ranjau darat untuk meledakkan mobil tank dan ada kesamaan dengan bom ranjau laut, dan diperkirakan bobotnya sampai 100 kilogram, daya ledaknya bisa menghancurkan mobil tank," katanya, didampingi Kapolres Sabang serta sejumlah pejabat polres setempat. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung
-
Rekayasa Lalu Lintas Bundaran HI 27 Juni, Cek Rute Alternatif dan Kantong Parkir HUT Jakarta
-
Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes
-
'Kalau Cemas Mending Berbenah!' PSI Semprot Balik PDIP Soal Dukungan Prabowo-Gibran Dua Periode
-
Prabowo Sentil Penolak MBG, Pakar Pertanyakan Apakah Betul Menyasar Anak Kelaparan?
-
Dua Gempa Besar Hantam Venezuela dalam 39 Detik: Mengapa Negara Itu Rawan Terhadap Gempa?
-
Khawatir Cucu Diintai, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Minta LPSK Lindungi Keluarganya
-
Hasto Singgung Mahasiswa UBK dan Gibran saat Menjawab Tuduhan PDIP Dalang Demo
-
Cuma di Indonesia TNI Turun ke Sawah, DPR Bela Prabowo: Tentu Jadi Kebanggaan
-
Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026