Polda Metro Jaya baru saja mengungkap kasus penyelundupan narkoba jenis sabu didalam perut yang dilakukan Warga Negara Asing Asal Afrika Selatan Berinisial DH (47). Pelaku ditangkap di Hotel bilangan Petamburan, Jakarta Pusat, Senin (11/7/2016) pagi tadi.
Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Awi Setiyono, pelaku DH sempat lolos dua kali memasukan narkoba lewat Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten dengan modus yang sama.
"Pelaku beberapa kali lolos bulan April dan Mei 2016 dan ketiga kita engga kasih lolos sekarang,"ujar Awi.
Awi menambahkan modus tersangka DH adalah memasukan narkoba kedalam perut. Modus ini memang sudah lama. Di bea cukai ada Body Profiling yang bisa menddeteksi gerak-gerik cara berjalan yang bisa mengetahui hal itu. Namun para sindikat memanfaatkan momen liburan hari raya ini.
"Ini sudah lama ditinggalkan. Pelaku memanfaatkan momen lebaran jadi ditengah kesibukan Bandara. Jadi pelaku bisa lolos X-ray Bandara,"ujar Awi.
Berdasarkan keterangan dari tersangka DH, ia mengaku dirinya hanya sebagai kurir yang disuruh seseorang dari negaranya di Afrika Selatan.
Tersangka DH sebelum ditangkap pada Senin (11/7/2016) pagi tadi berencana akan bertransaksi siang ini dengan pemesannya tersebut yang juga WNA asal Afrika.
"Keterangan pelaku dia disuruh seseorang. Orang yang akan mengambilnya orang Afrika juga, janjian bertemu jam 12 siang ini,"kata Awi.
Berita Terkait
-
Nasib 2 Anak Pengedar Narkoba di Jakbar: Ditangkap Polisi, 'Dilepas' Gara-gara Jaksa Libur
-
Pemerintah Kaji Amnesti untuk Pengedar Narkotika Skala Kecil, Ini Kata Yusril
-
Diungkap Polri, Ratusan Anak Edarkan Narkoba jadi Alarm Keras: Narkoba Sudah Acak-acak Generasi Muda
-
Siasat Licik Bandar Libatkan Anak Jadi Kurir Narkoba, Bareskrim: Supaya Gampang Lepas!
-
Ammar Zoni Bukan Pengedar Narkoba, Ini Fakta yang Sebenarnya
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
DPR Resmi Masukkan Anggaran Makan Bergizi Gratis ke Pos Pendidikan, Segini Angkanya!
-
KPK Ungkap Uang Hasil Korupsi Bea Cukai Diduga Dipakai untuk Beli Mobil Operasional
-
Polda NTB Telusuri Identitas Asli Bandar B Alias Boy, Diduga Suap AKBP Didik Rp1,8 Miliar
-
KPK Tahan Kasi Intel Bea Cukai Budiman Bayu, Diduga Terima Gratifikasi Rp 5,19 Miliar
-
Belum Teridentifikasi, 10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Secara Massal
-
KPK Tahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Budiman Bayu Jadi Tersangka ke-7 Kasus Impor Barang KW
-
2 Tahun Penjara Menanti! Delpedro Cs Dituntut Jaksa Terkait Kerusuhan Demo Agustus 2025
-
Gubernur Kaltim Beli Mobil Dinas Mewah Rp 8,5 Miliar Di Tengah Efisiensi , Ini Respons Golkar!
-
Dissenting Opinion di Kasus Korupsi Minyak Pertamina: Hakim Mulyono Ragukan Unsur Kerugian Negara
-
KPK Pamerkan Barang Bukti Lima Koper Berisi Uang Rp5,19 Miliar Korupsi Bea Cukai