Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, dua orang bersenjata yang tewas dalam baku tembak dengan Satgas Operasi Tinombala di daerah Tambarana, Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (18/7/2016) kemarin diduga kuat adalah terduga teroris Santoso dan Basri. Basri merupakan tangan kanan Santoso, dia merupakan terpidana terorisme yang sempat di penjara di Poso, lalu melarikan diri.
"Jadi kami buka lagi dari ciri-cirinya 80 persen, hingga 90 persen dua yang tewas itu adalah Santoso. Dan mayat satu lagi kira-kira sekitar 70 persen itu adalah Basri," kata Tito kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/7/2016).
Tito menjelaskan, salah satu terduga teroris yang tewas itu dilihat dari gambaran wajahnya sangat mirip dengan Santoso. Hal itu dilihat dari tahi lalat yang ada dikeningnya dan ciri-ciri yang lain.
"karena ada beberapa anggota (Densus 88) yang kenal dengan dia, maupun beberapa orang saksi yang kenal dia sementara ini dianggap positif dia adalah Santoso," ujar dia.
Kendati begitu, kata Tito, ada tahapan prosedur yang perlu dilakukan untuk memastikan jenazah itu adalah Santoso. Yakni dengan melakukan identifikasi dan tes DNA melalui keluarga yang bersangkutan.
"Tapi ada tahapan lain, nanti dibawa ke RS Bhayangkara, lalu dibersihkan lagi. Di saana ada keluarganya, kemudian ada tersangka-tersangka yang ditangkap dalam operasi Tinombala lima orang, sekarang ditahan di Polda Sulawesi Tengah. Mereka nanti akan diperlihatkan juga (untuk memastikan apakah benar Santoso atau tidak)," tutur dia.
Sedangkan satu jenazah lagi kuat diduga adalah Basri karena dari ciri-ciri tubuhnya bertato sangat mirip.
"Jadi Basri memang banyak Tato dibadangnya. Pada Tahun 2007 dia pernah tertangkap, jadi Tatonya juga mirip dengan Basri," kata dia.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Gempa Beruntun M 5,5 Guncang Karatung dan Melonguane Sulawesi Utara
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan