Suara.com - Polda Metro Jaya menangkap tiga penagih kredit (debt collector) BCA Finance, yaitu Usman Pawae, Samsul Bahri dan Sadri Tomanggola, yang diduga menganiaya nasabah bernama Edy Donald.
"Korban Edy Donald mengalami patah jari kelingking akibat pemukulan yang dilakukan tersangka UP," kata Kepala Unit IV Subdirektorat Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Teuku Arsya Khadafi di Jakarta, Rabu (20/7/2016).
Arsya menjelaskan, kronologi kejadian berawal saat tersangka Usman Pawae mendatangi rumah Natalia binti Adam Amin di Jalan Antariksa RT009/002 Cipedak Jagakarsa Jakarta Selatan pada Selasa (19/7) pukul 09.00 WIB.
Usman memaksa masuk ke dalam rumah untuk bertemu Natalia dan berteriak-teriak, kemudian diterima saksi Susanti.
Mendengar teriakan tersebut, putra Natalia, Edy Donald menghampiri Usman, namun oknum penagih kredit itu mendorong dan menyerang korban.
"Korban (Edy) mencoba membela diri, namun tersangka memukul, akibatnya jari kelingking Edy patah," ujar Arsya.
Selanjutnya, Usman menghubungi dua temannya, Samsul Bahri dan Sadri Tomanggola, untuk datang ke lokasi kejadian. Petugas yang tiba di lokasi mengamankan ketiga orang tersebut guna penyidikan lebih lanjut terkait keributan tersebut.
Ketiga orang itu dijerat Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dan Pasal 335 KUHP tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan. Polisi juga mengantongi visum korban, surat kuasa dari BCA Finance kepada Abdullah Waillisa untuk menarik satu unit mobil Nissan Serena atas nama Natalia. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk
-
Duduk Perkara Duel Maut Selebgram Brunei di Blok M: Cuma Gara-gara Ditegur, Nyawa Melayang
-
Tragedi Berdarah di Blok M, WNA MHF Tewas Usai Dihajar Pria Misterius
-
Geger Anggota TNI Rusak Warung di Kemayoran, Ternyata Ini Pemicu di Baliknya
-
Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran
-
Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!
-
Nostalgia Mega-Pro? Kedekatan Prabowo-Megawati Jadi Sinyal Kuat Koalisi 2029
-
Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?