Petugas pengendali ruang sistem penanganan bagasi (BHS) PT Angkasa Pura II Kualanamu Deli Serdang menemukan sabu-sabu di bagasi milik calon penumpang pesawat udara jurusan Kualanamu-Tanjung Pinang pada Kamis (28/7/2016).
Head of Corporate Secretary & Legal Angkasa Pura II Agus Haryadi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (29/7/2016) mengatakan penemuan kotak berisi sabu-sabu tersebut berawal dari pengamatan petugas di salah satu monitor yang mendapati adanya kotak mencurigakan di layar.
"Kotak itu lalu 'di-reject' dan diangkat oleh petugas porter BHS untuk dilakukan pemeriksaan manual," katanya.
Agus mengatakan berdasarkan keterangan di label bagasi, tertera nama penumpang dengan nomor penerbangan GA 270, Syukri.
"Untuk pemeriksaan lebih lanjut, dilakukan pemanggilan kepada penumpang yang bersangkutan," katanya.
Dia menuturkan pihaknya sudah mendapatkan laporan dari cabang Kualanamu terkait penemuan narkotika di bagasi penumpang dan pihak cabang langsung bergerak cepat dengan memanggil penumpang tersebut.
"Setelah ditemukan benda mencurigakan itu, petugas cabang kami langsung memanggil penumpang tersebut untuk keterangan lebih lanjut. Namun, sudah dipanggil sebanyak empat kali, yang bersangkutan tidak muncul. Akhirnya petugas kami mengamankan pelaku saat akan keluar dari ruang keluar," terang Agus.
Sementara itu, lanjut dia, dari hasil pemeriksaan manual, ditemukan makanan dan satu buah kaleng roti berisi kristal putih yang setelah dilakukan pengecekan dengan Narkotest, kristal putih tersebut positif sabu-sabu seberat 2.000 gram.
"Saat ini, pelaku dan barang bukti sudah diserahterimakan kepada pihak Polres Deli Serdang. Kami sangat mengapresiasi kesigapan para petugas kontrol BHS kami, yang mampu menggagalkan penyelundupan sabu melalui bandara kami," katanya.
Agus mengatakan akan terus berkomitmen untuk membantu pihak berwajib memerangi narkoba khususnya yang penyebarannya dilakukan melalui bandara udara yang berada di bawah kelola AP II. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Kemensos Perkuat Sejumlah Program Mitigasi dan Penanganan Bencana pada Tahun Anggaran 2026
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban